Senin, 13 Agustus 2012, 16:22 –
PROGRAM HARUS DISESUAIKAN SAKIP/LAKIP

Sebagus apapun program dan kegiatan dilaksanakan, jika hal itu tidak mengacu kepada Sistem Administrasi Kegiatan Instansi Pemerintah (SAKIP) yang ditindaklanjuti dengan Laporan Administrasi Kebijakan Instansi Pemerintah (LAKIP), agaknya hasil yang diharapkan belum maksimal. Di tengah zaman transparan dan begitu banyaknya aturan keuangan harus dipatuhi, setiap kegiatan yang dilaksanakan bukan ditentukan oleh aturan sepihak oleh pimpinan atau pihak terkait. Setiap program, harus disesuaikan dengan standar biaya, akurasi data dan penyesuaian antara proposal kegiatan dengan SAKIP/LAKIP. Untuk mengevaluasi kebijakan dan alokasi pelaksanaan kegiatan, Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI selama enam hari kerja memonitoring sekaligus evaluasi kegiatan di lingkungan Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat. Tim Irjend Kemenag RI yang diperkuat sebanyak lima orang hadir di Pasaman Barat semenjak hari Senin, 6 Agustus 2012 malam. Ketua Tim Investigasi Irjend ke Pasaman Barat, Farid Ma’ruf, didampingi Abdul Rauf kepada PAB di sela-sela melaksanakan tugasnya di Kantor Kementerian Agama setempat, Kamis (9/8) kemarin menyampaikan, selain meningkatkan ukhuwah Islamiyah dan silaturrahmi antara tim Irjend dengan pimpinan, pejabat, staf dan karyawan/wati di lingkungan Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat. Hadirnya tim Irjend ke kabupaten pemekaran dari Kabupaten Pasaman Barat adalah melaksanakan tugas, dengan melakukan evaluasi sekaligus monitoring terhadap kegiatan dan sistem pelaporan yang dilaksanakan. Laporan kegiatan yang mengacu kepada SAKIP dengan LAKIP tidak saja secara kelembagaan oleh pimpinan institusi, tapi termasuk laporan hasil kegiatan per seksi. Selain melaksanakan tugasnya di Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat di Jalan M. Natsir Simpang Ampek, Tim Irjend Kemenag RI juga mengevaluasi laporan kegiatan, agenda kerja dan program tahunan beberapa madrasah negeri (Madrasah Ibditaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah) dan Kantor Urusan Agama (KUA) se Pasaman Barat. Bidang kepegawaian, ulas Farid Ma’ruf dan Abdul Rauf, tidak saja melihat daftar kehadiran dan keaktipan sumber daya manusia (SDM) yang ada melaksanakan tugasnya, sesuai uraian tugas atau tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) masing-masing. Yang dianalisa termasuk agenda harian dan tingkat produktivitas setiap pegawai. Fenomena yang terjadi, malah berkembang di sebagian pegawai hingga saat ini, ulas Abdul Rauf adalah, banyak pegawai masuk kantor tepat waktu, malah untuk urusan absensi, dia lebih awal. Namun dari ketepatan masuk kantornya bertentangan dengan agenda harian atau tingkat produktivitasnya. (Zar)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.251060 detik
Diakses dari alamat : 10.1.7.64
Jumlah pengunjung: 994973
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.