Rabu, 24 Oktober 2012 –
13.700 Guru Pendidikan Agama Islam akan Tingkatkan Kompetensinya

Padang-BIDANG MAPENDAIS (23/10) – Upaya untuk meningkatkan kompetensi guru, sosok yang berperan penting dalam pencapaian pendidikan bermutu. Tersedianya guru PAIS yang berkualitas, menjadi salah satu tantangan terbesar dunia saat ini guna mencapai pendidikan untuk semua orang. Oleh karena itu pemerintah telah membuat kebijakan yang menjamin tersedianya guru yang berkualitas dan meningkatnya kesejahteraan guru. Sehubungan dengan hal tersebut Direktorat Pendidikan Agama Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI pada Tahun 2012 ini akan tingkatkan kompetensi guru Agama Islam pada sekolah. Dr. H. M. Amin Haedari, M. Pd menjelaskan bahwa 13.700 orang guru yang akan mengikuti program tersebut yang akan dimulai pada bulan November 2012.

H. Amin Haidari mengingatkan, Perguruan Tinggi yang ditetapkan oleh Direktorat Pendidikan agama Islam untuk melaksanakan program ini agar berkerjasama dengan Bidang Mapendais Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi masing-masing. Khusus untuk Propinsi Sumatera Barat adapun Perguruan Tinggi sebagai penyelenggara program PKG PAIS diantaranya: IAIN IB Padang, STAIN Batusangkar, Bukittinggi, STIT YASTIS Padang, STIT Al Yaqin Sijunjung dan STIT Payakumbuh. Masing-masing perguruan tinggi tersebut akan melatih menimal 80 orang, baik tingkat SD,SMP dan SMA/SMK.

Selanjutnya, tantangan dunia pendidikan makin berat. Indeks prestasi Indonesia dibidang pendidikan masih rendah. Meskipun demikian siapapun tidak dapat menyangkal bahwa mutu pendidikan tidak dapat dilepaskan dari peran guru. Guru menjadi factor pertama dan penentu keberhasilan proses implementasi suatu pembaharuan kebijakan pendidikan, usaha inovasi atau program peningkatan mutu pendidikan, dan demokratisasi pendidikan.

Kemudian, peran guru dengan demikian merupakan prasyarat untuk mewujudkan pendidikan bermutu, akan tetapi model dan prilaku guru seperti apa yang menjadi prasyarat sebuah tujuan pendidikan jangka panjang. Pesatnya perkembangan ekonomi dan sosial kedepan tentunya akan menjadi tantangan tersendiri bagi lembaga pendidikan dan guru. Guru pada masa yang akan dating harus memiliki kompetensi yang lebih professional ketimbang eksistensi mereka saat ini.

Tantangan ini jelas merupakan kenyataan yang tidak mudah bagi dunia pendidikan, mengingat begitu banyaknya problematika guru dari mulai tingkat kesejahteraannya, kompetensi, dan visi yang harus dituju. Berbicara mengenai guru dan mutu pendidikan seringkali difokuskan pada kegiatan-kegiatan pendidikan di sekolah dan pembelajaran di kelas. Meskipun pendidikan memiliki makna yang luas dan tidak terbatas pada dunia kelas dan sekolah semata, tuntutan terhadap kualitas guru dan proses pembelajaran yang baik akan tetap menjadi perhatian setiap orang. Dalam kajian tentang pengembangan mutu pendidikan, mutu kelas dan mutu pembelajaran merupakan dasar dari terciptanya pendidikan yang baik, tungkasnya (yurd)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.237030 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 894127
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.