Kamis, 25 Oktober 2012, 21:38 –
Kepala Kanwil Kemenag Sumbar : Menjadi Khatib Idhul Adha 1433 H di Gubernuran

Padang (25/10) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Sumatera Barat Drs. H. Ismail Usman menjadi Khatib Hari Raya Idhul Adha 1433 H dihalaman Kantor Gubernur Propinsi Sumatera Barat. Shalat Idhul Adha 1433 H akan dilaksanakan pada hari Jumat, tanggal 26 Oktober 2012, akan tetapi ini akan menunggu pengumuman dari Menteri Agama Republik Indonesia. H. Ismail Usman, membenarkan bahwa beliau telah diminta oleh Gubernur Propinsi Sumatera Barat beberapa waktu yang lalu, untuk menjadi Khatib Shalat Idhul Adha 1433 H.

Selanjutnya, Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan Hari Raya Idul Adha 1433 H atau Lebaran Hajji tahun 2012 pada hari Jum’at, tanggal 26 Oktober 2012. Ketetapan ini dibuat di Jakarta pada tanggal 15 Oktober 2012 berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI No. 159 Tahun 2012 Tentang Penetapan Tanggal 1 Dzulhijah 1433 H. Dalam surat tersebut sekaligus ditetapkan jadwal Hari Raya Idul Qurban 1433 H pada tanggal 26 Oktober 2012 / 10 Zulhijjah yakni hari Jum’at besok. Peringatan Hari Raya Idul Adha adalah untuk mengenang kembali peristiwa pengorbanan Nabi Ibrahim AS menunjukkan keimanan dengan mengurbankan anaknya, Nabi Ismail AS, kepada Allah SWT.

H. Ismail Usman menjelaskan, setiap umat Islam mengetahui kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail tersebut. Kisah bermula saat Nabi Ibrahim AS yang belum mendapatkan keturunan meski ia berusia 99 tahun. Bersama istrinya, Siti Sarah, ia melakukan berbagai upaya. Namun keinginannya tak terkabul. Satu di antara upayanya itu yaitu menyembelih ratusan kambing dan unta. Bahkan, ia berjanji mengurbankan anaknya kepada Allah SWT untuk menunjukkan ketakwaannya. Nabi Ibrahim AS kemudian menikah lagi. Dengan istri keduanya, Siti Hajar, Nabi Ibrahim memperoleh anak. Ia menamai anaknya itu Ismail yang berarti Allah telah mendengar. Saat Ismail berusia 13 tahun, Allah SWT menagih janji Nabi Ibrahim AS. Rasul ke-6 itu bermimpi selama tiga hari berturut-turut untuk mengurbankan Ismail.

Sebagai umat yang taat, Ibrahim AS pun meyakini mimpi itu sebagai perintah Allah SWT. Ia melakukan perintah itu dengan perasaan sedih. Iblis laknatullah menggunakan kesedihan Nabi Ibrahim AS untuk menggodanya agar tak melakukan perintah Allah. Usaha iblis sia-sia. Namun Iblis tetap melakukan berbagai cara dengan menggoda Siti Hajar dan Ismail. Lagi-lagi, usaha itu percuma. Sebab, Nabi Ibrahim dan keluarganya yakin keputusan mengurbankan Ismail semata-mata ketakwaannya kepada Allah SWT.

Akhirnya, Ibrahim AS melakukan perintah Allah SWT dengan penuh keikhlasan. Ia membaringkan Ismail. Sebilah pedang pun siap. Sebuah keajaiban terjadi. Saat pedang nyaris menyentuh tubuh Ismail, Allah SWT menggantinya dengan seekor domba. Allah mengangkat Ismail ke surga. Peristiwa mulia itu pun diperingati setiap tahun. Allah memerintahkan umat Islam berkurban kambing, domba, maupun sapi di hari raya Idul Adha. Semoga kemuliaan itu tercurah kepada seluruh umat Islam di khususnya di Sumatera Barat,amin, tungkasnya (yurd).

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.177608 detik
Diakses dari alamat : 10.1.7.64
Jumlah pengunjung: 988099
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.