Rabu, 31 Oktober 2012, 16:49 –
Kakanwil Kemenag Buka Tiga Agenda

Pasaman Barat – Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Ismail Usman, Rabu (31/10) kemarin, disaksikan pejabat Kantor Pelayanan dan Perbendaharaan Negara (KPPN) Lubuk Sikaping membuka tiga agenda Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat sekaligus di Aula STAI-Yaptip, Simpang Ampek.

Tiga agenda yang diangkatkan jajaran Subbag Tata Usaha, melalui Daftar Isian dan Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Sekretariat Jenderal di lingkungan Subbag TU Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat adalah, Sosialisasi PP (Peraturan Pemerintah) No. 53 tentang Disiplin PNS, Orientasi Tata Persuratan, dan Orientasi Sistem Administrasi Keuangan dan Pelaksanaan Anggaran (Sakpa).Ketiga agenda yang diikuti kepala madrasah negeri, kepada Kantor Urusan Agama (KUA), kepala urusan tata usaha, bendaha dan operator madasah negeri se Pasaman Barat dilaksanakan selama tiga hari.

Selain Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sunatera Barat, Ismail Usman, bertindak sebagai pemateri pada kesempatan itu Idham Hamid, Widyaswara Balai Diklat dan Keagamaan Padang, dua orang dari KPPN Lubuk Sikaping, dan Pejabat Yang Melaksanakan Tugas (PYMT) Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Sarmidi.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat, Ismail Usman pada kesempatan itu menyampaikan, persoalan besar dihadapi pegawai, termasuk jajaran subbag tata usaha, kelompok urusan tata usaha madrasah negeri se Pasaman Barat hingga saat ini adalah, masih ada di antara mereka tidak faham akan tugas dan tanggungjawab masing-masingnya di kantor.

Bagi jajaran subbag tata usaha, termasuk kelomok urusan tata usaha pada madrasah negeri, pihak kantor urusan agama, seperti di Pasaman Barat hingga saat ini adalah, tidak adanya kesamaan visi dan persepsi di kalangan mereka, ketika memberikan pelayanan kepada jajarannya, termasuk masyarakat luas secara umum.

Untuk urusan disiplin misalnya, masih ada pegawai atau oknum aparatur pemerintah di lingkungan Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat menganggap, jika aturan yang ditujukan kepadanya mempersulit. Padahal, sebagai aparatur negara harus patuh dan taat kepada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Gusmizar

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.010596 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 992048
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.