Jumat, 19 Juli 2013, 05:26 – Pendis & Madrasah, Kankemenag
KAKANKEMENAG MONITORING BOS

Penuntasan program wajib belajar 9 tahun dapat dilihat melalui indikator Angka Partisipasi Kasar (AKP) tingkat SMP pada tahun 2009 mencapai 98,11% dan MTs/PPS memberikan TanjungPati, Humas – kontribusi sebesar 21,97% dan MI/PPS Ula memberi kontribusi sebesar 12,44%, dari capain tersebut pemerintah melalui BOS kedepanya berperan untuk mempertahankan AKP dan peningkatan mutu pendidikan, hal tersebut disampaikan oleh Drs.H.Gusman Piliang.MM Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.Lima Puluh Kota disela-sela kunjungan monitoring sekaligus evaluasi program dana BOS tahun 2013 di MTsN Situjuh, lebih lanjut suami tercinta Sri Nanda ini menyampaikan, Pemerintah melalui program dana BOS telah memainkan peranan strategis dalam upaya pencapaian rata-rata APK Nasional, oleh sebab itu kami berharap pada satuan madrasah agar mengelola dana BOS berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, mari kita pergunakan dana BOS untuk meningkatkan kualitas serta kuantis pendidikan di Madrasah, menurut hemat saya madrasah merupakan bagian terpenting dari sistem pendidikan Nasional, eksistensi Madrasah dalam lima tahun terakhir jelas menunjukan peningkat yang sangat luar biasa yang dapat kita lihat secara bersama-sama, kedepanya tugas kita adalah memastikan seluruh layanan pendidikan di Madrasah didukung dengan sitem kerja yang baik, transparan, akuntabel, dan berwibawa, terakhir harapan saya kepada seluruh komponen madrasah yang megelola dan BOS untuk berpengan teguh pada aturan yang berlaku, kita tidak ingin ada permasalahan yang muncul dari program BOS ini, mari kita samakan pandangan kita dan kita jaga lembaga umat ini, pungkas Kakan Kemenag. Terpisah, Drs.Ifkar,M.Ag Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Lima Puluh Kota menjelaskan, kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan program BOS berjalan sesuai dengan petunjuk teknis yang telah dikeluarkan pemerintah, baik dari segi ketepatan waktu dan alokasi dana serta tertib pelaporan, kita ingin memastikan aliran dana BOS yang diterima Madrasah dipergunakan sesuai dengan petunjuk teknis yang telah ditetapakan, lebih lanjut alumi PAG Payakumbuh ini mengharapkan satuan Madrasah baik Negeri maupun Swasta agar memacu diri dalam upaya meningkatakan mutu pendidikan, kedepanya tantangan dunia pendidikan Islam akan semakin komplek oleh sebab itu Madrasah harus bekerja keras dalam memberikan layanan pendidikan yang bermutu, berdaya saing, serta mampu menjawab perubahan zaman, pungkas Kandidat Doktor IAIN Imam Bonjol Padang ini. Kegiatan monitoring BOS semester I dijadwalkan mulai dari tanggal 15 s.d 17 Juli 2012 dengan sasaran 7 MI dan 27 MTs di lingkungan Kemenag Lima Puluh Kota. (APP).

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.526618 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 960880
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.