Kamis, 24 Juni 2010, 11:00 –
Pelatihan Program Tahfiz Alquran bagi Guru-guru Mandrasah di Kemenag Sawahlunto

Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto terus membuktikan keseriusannya dalam menjalankan program hafiz Alquran yang dicanangkan mulai tahun ajaran ini dengan mengadakan pelatihan bagi guru-guru madrasah sekota Sawahlunto. Pelatihan yang diadakan selama bulan April ini dibagi kedalam 4 gelombang periode. Seksi Mapenda Kankemenag Sawahlunto yang dikepalai oleh Drs. T. Idris S. Pd,M. Pd selaku Ketua panitia kegiatan ini juga mengundang instruktur-instruktur handal di bidangnya untuk memberikan pelatihan kepada guru-guru madrasah. H. Ghazali SMIQ, S. Ag dan Ustad Bakri ,SMIQ adalah nama-nama yang telah lama berkecimpung dalam ilmu Alquran dan telah berkiprah cukup lama di ajang MTQ daerah maupun tingkat nasional,baik sebagai peserta maupun dewan juri, dan juga menjadi tenaga pengajar di Sekolah Tinggi Ilmu Alquran pada jurusan mata kuliah Hifzul Quran. “Program Tahfiz Alquran adalah penguatan ciri khusus Madrasah di Kota Sawahlunto, hal ini demi niat yang tulus yang bertujuan menciptakan generasi-generasi islami yang mencintai Alquran dan mampu mengamalkannya di kehidupan kesehariannya”,demikian sepenggal kata Kakankemenag Sawahlunto, Drs. H. Darmuis, dalam sambutannya pada pembukaan Orientasi Pelatihan ini. Dengan adanya ciri khusus yang dimiliki siswa madrasah di bidang ilmu keagamaan mereka maka madrasah sebagai lembaga pendidikan mempunyai nilai lebih di tengah-tengah masyarakat, dan program Hifzul Qur’an adalah salah satu bentuk penguatan ciri khusus tersebut, ujar Kakankemenag. Salah satu sasaran yang ingin dicapai adalah siswa madrasah bisa menjadi kader-kader hafiz di Sawahlunto dan bisa menjadikan Alquran sebagai pedoman prinsipnya serta mampu mengukir prestasi dengan ilmu alqurannya. Diharapkan pada setiap tamatan program hafiz ini siswa madrasah khusus MI bisa hafal juz 30, MTs juz awal, dan MA juz awal dan juz akhir. Kegiatan pelatihan ini diadakan selama 3 hari berturut-turut untuk setiap gelombangnya. Dimulai dari pagi hari sampai sore hari. Dan diikuti dengan antusias oleh para peserta apalagi dengan mendapatkan teknik-teknik menghapal Alquran yang baik dari para narasumber. Salah satu peserta, M. Radi M. Pd, guru MAN Barangin Sawahlunto, yang dimintai kesan dan pesannya selama pelatihan ini, di depan forum pelatihan ini menyampaikan kesan-kesan positif dan bahwasanya ilmu yang didapatkan selama pelatihan ini sangat bermanfaat serta menambah wawasan keilmuan di bidang Alquran dan diharapkan bisa diterapkan kepada siswa-siswa Madrasah sehingga bisa menciptakan anak didik yang tahfizul quran selama menimba dan menuntut ilmu di madrasah.(Hamdi)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.772753 detik
Diakses dari alamat : 10.1.7.68
Jumlah pengunjung: 917386
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.