Selasa, 3 Juli 2012, 16:55 –
Sosialisasi Pengelolaan Dana BOS Tahun 2012

Tanjung Pati, 3 Juli 2012 Kepedulian pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang lebih berkualitas diawali dari adanya program pendidikan yang bermutu. Salah satu kebijakan tersebut adalah adanya program pendidikan wajib belajar 9 tahun. Program wajib belajar 9 tahun ini dicanangkan pada tahun 1994 yang merupakan kelanjutan dari program wajib belajar 6 tahun. Secara umum BOS bertujuan untuk Meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun yang bermutu. Selasa 3 Juli 2012, bertempat di Aula Kementerian Agama Kantor Kabupaten Lima Puluh Kota, dilaksanakan kegiatan sosialisasi pemanfaatan dana BOS tahun 2012, kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh tiga puluh empat bendahara pengelola BOS Madrasah (MTs, MI), pengawas serta staf seksi Mapenda dengan jumlah peserta 49 orang. Drs.H.Zakaria Kasubag TU Kemenag Kabupaten Lima Puluh Kota menjelaskan bahwa pemerintah memiliki komitmen yang tinggi dalam meningkatkan mutu pendidikan, terbukti dengan besarnya dana yang disalurkan pada dunia pendidikan, harapan kita dengan besarnya dana yang dialokasikan oleh pemerintah dapat meningkatkan mutu pendidikan, terkhusus di lingkungan Madrasah, pengharapan kita ada pada lahirnya peserta didik yang paripurna, seimbang antara ilmu dan iman, zikir dan fikir, lebih mendalam pria 46 tahun ini menjelaskan, kegiatan kita hari ini bertujuan untuk terwujudnya tata kelola keuangan dana BOS yang akuntabel, transparan dan tertib secara administrasi, mulai dari perencanaan program, pelaksanaan, evaluasi sampai pada pelaporan pengunaan anggran Negara, yang terpenting setiap kegiatan yang kita jalankan di Madrasah harus memilki payung hukum yang jelas sehingga kita terhindar dari segala bentuk temuan penyalah gunaan keuangan Negara, pungkas Alumi IAIN ini mewanti-wanti para pengelola dana BOS dimadrasah. Sementara itu Drs.Ifkar.M.Ag Kasi Mapenda Kemenag Kabupaten Lima Puluh Kota dalam arahan program sosialilasi ini menjelaskan, peningkatan kualitas mutu pendidikan di Madrasah khususnya di Kaupaten Lima Puluh Kota dalam dua tahun terakhir mengalami perubahan yang sangat mengembirakan kita semua, secara umum capaian-capain Madarsah kita hari ini, baik Madrasah Negeri maupun Madrasah Swasta sudah berada pada jalur yang benar dan membanggakan, prinsipnya apa yang telah kita bangung bersama hari ini telah mulai terlihat hasilnya, baik dari segi prestasi guru, siswa, serta kelembagaan, kedepanya tentu masih banyak yang perlu kita benahi bersama sehingga empat atau lima tahun kedepan Madrasah di Lima Puluh Kota dapat menjadi magnet serta kiblat baru bagi dunia pendidikan Nasional bahkan Internasional, pungkas pengemar Dahlan Ishak ini mengakhir sambutanya. Setelah dibuka secara resmi oleh Kasubag TU Kementerian Agama Kantor Kabupaten Lima Puluh Kota, acara sosilasisasi dilanjutkan dengan penyampaian materi pertama yang disampaikan oleh Kasubag dengan fokus penyampaian seputar Kebijakan Pemanfaatan Dana BOS di Lingkungan Madrasah, sementara materi kedua yang di sampaikan oleh Drs,Ifkar.M.Ag Kasi Mapenda lebih terfokus pada manajemen pengelolan serta pelaporan dana BOS di Madrasah. Madrasah Lima puluh Kota Bangkit (APP)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.432443 detik
Diakses dari alamat : 10.1.7.64
Jumlah pengunjung: 952850
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.