Logo
Guru Tidak Profesional Akan Dikantorkan - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Guru Tidak Profesional Akan Dikantorkan

Admin Sumbar Senin 14, Februari 2011 | 12:00:00 wib

Bukittinggi, Humas Rapat kerja Kementrian Agama Kota Solok tahun 2011 berlangsung di hotel Campago Kota Bukittinggi, Minggu (13/2) berakhir. Raker ini pun melahirkan sejumlah rekomendasi penting, diantaranya, setiap tenaga guru yang tidak profesional dibidang studinya, segera di tarik dan menjadi pegawai administrasi. Selain itu, penegakkan disiplin bagi pegawai dan guru-guru harus betul-betul menjadi perhatian utama bagi atasan masing-masing di kantor maupun di madrasah, mulai dari MIN, MTsN dan MAN. Disiplin itu disetiap madrasah tidak hanya mutlak diterapkan untuk siswa/winya saja akan tetapi lebih penting lagi bagi pegawai dan guru-gurunya. Bagi yang tidak mampu melaksanakan kedisiplinan itu, status PNS-nya akan ditinjau lagi. Atau diberikan pilihan mau jadi pegawai atau tidak dengan memberikan pilihan untuk mengundurkan diri. Menurut Kakan. Kemenag Kota Solok H. Kamaruzzaman, M.Ag, Minggu (13/2) di Bukittinggi, juga menjelaskan bahwa rekomendasi itu, adalah hasil rapat kerja yang diputuskan secara bersama-sama dan hasil itu wajib diterapkan seluruh peserta dan pegawai. Keputusan lainnnya yang juga segera ditindak lanjuti adalah, penerapan sistem pendidikan di madrasah. Setiap siswa MIN, MTsN wajib hafal alquran satu juz. Hasilnya nanti, akan diaplikasikan bagi kelanjutan pendidikan yang lebih tinggi yang akan dimasukinya. Untuk memacu prestasi itu, maka tenaga pendidik harus betul-betul mampu memberikan proses belajar mengajar (PBM) yang efektif. Disisi lain, siswa kita ketika akan melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi, kalau selama ini bergantung kepada Diknas dalam sistem rayon, maka kita di Kemenag Solok juga segera melakukan sistem itu. Tujuannya adalah untuk menjaga keseimbangan dalam sistem penerimaan murid baru. Istilah kata, murid yang bersisa pada penerimaan sekolah umum akan kita tiadakan penerimaanya. Karena setiap anak diharapkan mendapatkan tempat yang sama sehingga mampu bersaing dan madrasah tetap dicintai masyarakat,’’terang Kakan. Kemenag. Raker ini, sebelumnya dibuka Kakanwil Kemenag Sumbar H. Darwas dan dihadiri langsung oleh Wawako Solok Zul Elfian, MM, serta Ketua DW Kemenag Yurni Kamaruzzaman. Kakanwil Darwas ketika itu menyebutkan, baru kali jajaran Kemenag Kota Solok menggelar di luar daerah tepatnya di Bukittinggi. Tapi saya rasa tujuannya bagus, peserta yang 45 orang ini akan ikut secara terus menerus dan serius serta tidak akan mau pulang ke Solok sana,’’katanya. (Nal) Tek foto H. Kamaruzzaman

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW