Logo
MTSN PANCUNG SOAL KAB. PESSEL MEMBUDAYAKAN SHALAT BERJAMAAH BAGI SISWANYA GUNA MELATIH SISWA MENJADIKAN SHALAT SEBAGAI KEBUTUHAN ROHANI BUKAN KEWAJIBAN SAJA - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

MTSN PANCUNG SOAL KAB. PESSEL MEMBUDAYAKAN SHALAT BERJAMAAH BAGI SISWANYA GUNA MELATIH SISWA MENJADIKAN SHALAT SEBAGAI KEBUTUHAN ROHANI BUKAN KEWAJIBAN SAJA

Admin Sumbar Rabu 30, November 2011 | 12:00:00 wib

Pessel : Kesadaran untuk melakukan shalat berjamaah saat ini merupakan hal yang sangat jarang ditemui, apalagi waktu shalat bertepatan dengan jam sibuk, maka untuk menumbuhkan kesadaran shalat berjamaah di tengah masyarakat MTsN Pancung Soal membudayakan shalat berjamaah bagi siswanya guna untuk merangsang masyarakat sekitar umumnya terutama orang tua khususnya untuk melakukan shalat berjamaah yang hanya memakan waktu 10 menit. Kegiatan shalat berjamaah dilakukan secara bergantian, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. tiap hari siswa sebanyak 2 lokal telah bersiap sedia melakukan kegiatan tersebut dengan dikomandoi oleh guru yang mengajar jam terakhir dan dibantu guru yang tidak ikut mengajar pada jam tersebut, ini dilakukan agar proses belajar mengajar tidak terganggu dan kegiatan shalat berjamaah tersebut berjalan tidak asal-asalan tegas Anas Irwan, S.PdI kepala MTsN Pancung Soal, dulu sekolah kami tidak mempunyai Mushalah sedangkan sekolah kita merupakan satu-satunya lembaga yang mengajarkan “assalatu ima duddinn” (Shalat adalah tiang agama) di kecamatan Pancung Soal ini, berkat kerjasama kami dengan pihak komite dan dibantu oleh orang tua siswa yang sangat antusias terhadap program pembangunan mushalah ini kami menjadi termotivasi untuk mewujudkannya, akhirnya pada tahun 2010 mushalah ini siap dengan menghabiskan dana berkisar Rp. 47.000.000,- dan telah kami gunakan sampai sekarang, tambah Anas Irwan, S.PdI. Adapun hasil yang didapat setelah kegiatan ini berjalan lancar, siswa sudah bisa mendirikan shalat dengan benar dan mengetahui betapa pentingnya mendirikan shalat secara berjamaah, dibanding munfarid (sendiri-sendiri) karena disini kita bisa mengajarkan keuntungan amal yang berlipat ganda dibanding shalat sendiri-sendiri, ujar Zainul Wadis, S.Pd ketua pengelola mushalah tersebut. Ketua Komite MTsN Pancung Soal (Syafnin) mengatakan bahwa Madrasah ini, terus menggeliat dan melakukan terobosan-terobosan baru semenjak 2 tahun terakhir, buktinya dari mulai tidak mempunyai mushalah sekarang sudah memiliki sendiri. Ini merupakan hal positif untuk menunjang pendidikan siswa dimasa akan datang, dan kami selaku komite madrasah ini merasa diperhatikan dan selalu diikut sertakan dalam kegiatan yang berhubungan dengan kemajuan madrasah yang ada di kampung kami ini. Apalagi masyarakat sekitar mengatakan kepada saya bahwa mereka sangat terharu dengan kegiatan shalat berjamaah ini, karena biasanya diwaktu shalat datang mereka selalu mendengar azan menandakan waktu shalat sudah masuk. (Zulmiswan, S.PdI).

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW