Logo
JCH Solsel Terbang Awal - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

JCH Solsel Terbang Awal

Admin Sumbar Rabu 28, September 2011 | 04:00:00 wib

Solsel, Humas Bupati Solsel H. Muzni Zakaria, bersilaturrahmi dengan 68 orang Jemaah Calon Haji (JCH) sekaligus melepas keberangkatan dhuyufurrahman ke Tanah Suci Makkah di halaman kantor bupati setempat, Kamis (29/9) pagi ini. JCH tersebut jelas Kakan. Kemenag Solsel H. Kardinal mendapat kehormatan karena keberangkatannya lebih awal. Dan akan dilepas pula oleh Gubernur Sumbar dan Kakanwil Kemenag Sumbar H. Darwas dari embarkasi ke Tanah Suci, Minggu tanggal 2 Oktober 2011. Dan satu hari sebelum keberangkatan sudah harus berada di asrama haji, Sabtu (1/10). Lazimnya, JCH dari daerah asal masing-masing keberangkatannya ke embarkasi Padang, transportasi dan komsumsi diperjalanan, sepenuhnya ditanggung oleh Pemda. Gratis pula lagi. “’Kita hanya bertugas mengantarkan dan membimbing dari Solsel ke Kota Padang. Dan di Kota Padang, jemaah yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) satu ini akan bergabung dengan JCH Kab/Kota Solok dan Kota Padang. Hari Sabtu tepatnya tanggal 1 Oktober sudah harus masuk ke asrama untuk ‘’dikarantina’’ dan pengurusnya untuk ke tanah suci akan diurus oleh PPIH/PPPIH embarkasi Padang. Pada sisi lain, tergabungnya JCH di gelombang pertama dan dikloter satu untuk musim haji tahun ini, jelas membawa kebahagiaan tersendiri bagi masyarakatnya dan jemaah itu sendiri. Sebab, selama ini rata-rata jemaah kita sering diberangkatkan dipertengahan atau diakhir. Namun kini terjadi perubahan. Kita patut syukuri nikmat itu,’’terang Kardinal. Hal istimewa lainnya, sambung Kardinal kendati dalam hitungan jumlah jemaah hanya 68 orang, tapi petugas atau ketua kloternya juga berasal dari daerah kami. “”Kasubag saya H. Amril dipercaya oleh pemerintah untuk ikut serta menyertai jemaah. Kita juga mencatat ditahun 2007 telah pula berangkat haji sebagai petugas atau panitia haji Indonesia di Arab Saudi, lazim disebut dengan petugas Non Kloter. Tentunya banyak pengalaman perhajian yang dimilikinya. Mudah-mudahan tugas mulia ini dapat dilaksanakan secara benar, ikhlas dan jujur serta adil dalam bersikap. Ingat. Kalau yang kita urus adalah orang-orang tua dan awam serta baru pertama kali mengunjungi tanah haram. ‘’Bimbinglah setiap jemaah agar ibadahnya sempurna. Dan termasuk koordinasi dengan petugas kesehatan harus diintensifkan. Utamakan pelayanan kepada JCH di Tanah Suci itu ketimbang kita beribadah. Karena, pemerintah lebih percaya dengan petugas untuk membantu jemaah dalam melaksanakan syarat, rukun dan wajib haji. Dan beban itu harus dijalankan secara amanah,’’harap Kardinal. (Nal) Telk foto H. Kardinal, N.

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW