Logo
MTsN Koto Nan Gadang, Semakin Siap Melangkah Maju. - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

MTsN Koto Nan Gadang, Semakin Siap Melangkah Maju.

payakumbuh Minggu 14, Mei 2017 | 13:39:51 wib

“Kampus Hijau Matsanaga” Sekarang MTsN 2 Payakumbuh (KMA No. 675 tahun 2916). Dulunya bernama MTsN Koto nan Gadang berdasarkan kesepakatan di KAN Koto Nan Gadang tahun 1996, saat itu Ketua KAN Dt. Patiah. madrasah ini sering disebut masyarakat Tsanawiyah Talawi, dikarenakan MTsN 2 Payakumbuh ini terletak di jalur By Pass Talawi Kelurahan Ompang Tanah Sirah Kenagarian Koto Nan Gadang Kec. Payakumbuh Utara.

Sejarah singkat
Bercerita tentang sejarah MTsN Koto Nan Gadang tak terlepas dari bangunan tua yang saat ini di pakai menjadi STIT Payakumbuh. Dahulu, bangunan ini adalah kampus madrasah, sekitar tahun 1994. Dengan kepala pertamanya Alimin Djalil (1994-2001).
Sebagaimana yang disampaikan Febrianti (36), “Dulunya kami, kelas 1 dan 2 Tsanawiyah dibangunan STIT Payakumbuh sekarang, dan tahun 1996/1997 kami kelas 3 sebanyak 2 lokal pindah ke MTsN Talawi, dan kami adalah siswa yang pertama memakai bangunan ini,” ucapnya.

Beridirinya, MTsN Koto Nan Gadang merupakan bentuk kepedulian masyarakat setempat dalam membantu pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Berdiri di atas tanah ulayat, berdasarkan putusan rapat yang diselenggarakan KAN Koto nan Gadang bersama tokoh adat, agama dan masyarakat, sejak tahun tahun 1993, dengan Ketua KAN waktu itu Dt. Gapuang. Putusan rapat adalah “Kabau Pai Kubangan Tingga”. Selama masih dimanfaatkan untuk pendidikan agama islam.

Dalam membangun untuk maju, suka dan duka adalah pakaian hidup. MTsN Koto nan Gadang secara estafet berangsur membangun, baik fisik madrasah maupun mental pendidik, SDA dan SDM keluarga besar madrasah ini. Berbagai cara dilakukan untuk menjadikan madrasah ini sebagai tujuan pendidikan di Luak Limopuluah. Meningkatkan kerjasama dengan masyarakat setempat dengan memprioritaskan masyarakat Koto Nan Gadang bersekolah disini, serta koordinasi internal dan lintas sektoral yang dibantu dengan pengurus komite.

Sejak berdiri, 5 orang pejabat di jajaran kanwil kemenag Provinsi Sumatera Barat pernah menjadi kepala madrasah, dimulai dari Alimin Djalil, Kasman Mukhtar, Syafanet Rasyid, Nur Ali, Sahidin. Kepala madrasah saat ini adalah Yenny Fitri (56) terhitung tanggal 1 Juli 2013, lalu.

 

Gambaran madrasah
MTsN Koto Nan Gadang semakin berbenah untuk berdiri sama tinggi dengan sekolah umum dan madrasah lain yang ada di Sumatera Barat. Saat ini madrasah ini sudah memiliki 19 rombel dan 1 rombel tahap finishing, Yenny Fitri bersama 35 guru dan 14 pegawai berusaha semaksimal mungkin meraih visi dan misi yang telah disepakati, yang dibantu Ketua Komite Raden Awaludin, masyarakat dan walimurid.

Untuk tahun ajaran 2016/2017, MTsN menamatkan sebanyak 176 siswa, dan saat ini siswa baru madrasah ini 8 rombel. menciptakan madrasah yang menjadi tujuan harus dibuktikan dengan banyaknya lulusan,prestasi siswa dan madrasah di tingkat lokal, provinsi dan nasional. Ditunjang dengan SDM pendidik dan tenaga kependidikannya, termasuk pembinaan SDM disamping standar sarpras, MTsN Koto Nan Gadang tampil penuhi itu semua. Semua atas binaan Walikota dan Kepala kankemenag bersama jajarannya.

Menciptakan generasi yang cerdas secara spritual, intelektual dan emosional melalui PBM dan didukung dengan 3 program unggulan madrasah dalam mencapai dan mewujudkan siswa yang berAkhlak mulia, Nilai yang baik, dan Lulusan yang bersaing.

Fasilitas dan pendukung
MTsN Koto Nan Gadang dengan lokasinya yang rata dan bangunan yang tertata, sangat mendukung setiap kegiatan yang akan likakukan disini. MTsN Koto Nan Gadang memiliki eskul kepanduan, Drumband Taek Kwon Do, rebana, sentratasik. Madrsah sudah memiliki perlengkapan musik yang berstandar lokal. Dilengkapi dengan kantin, mushalla yang di dukung dengan persediaan air bersih yang berasal dari PDAM dan sumur air tanah. Pekarangan madrasah yang sudah dipagar, sehingga siswa tidak leluasa keluar lokasi madrasah, namun fokus untuk PBM. Lokasi madrasah yang jauh dari kebisingan kota. Perbandingan siswa disini sangat didominan siswa yang berasal dari Kab. 50 Kota, dan itu adalah sebuah apresiasi.

Membantu kesejahteraan masyarakat
Keberadaan MTsN Koto Nan Gadang disamping bisa meningkatkan kesejahteraan internal madrasah dengan pendapatan sah dari pemerintah sesuai aturan berlaku. Madrasah ini juga membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara tidak langsung. Mayoritasnya warga Kab. 50 Kota yang bersekolah disini, banyak siswa tersebut yang kost di rumah penduuduk.

Dalam mencapai suksesnya tujuan pembangunan nasional, secara spesifik di dunia pendidikan perlu di dukung Tri Pusat Pendidikan, antara pemerintah, swasta dan masyarakat. Namun transportasi umum menuju, kampus hijau Matsanaga ini, belum maksimal.ul

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW