Logo
Tim Penilai Sekolah Adiwiyata Mandiri Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Kunjungi MAN 1 Kota Padang - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Tim Penilai Sekolah Adiwiyata Mandiri Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Kunjungi MAN 1 Kota Padang

Kamis 18, Mei 2017 | 14:41:10 wib

Padang, (Inmas) - MAN 1 Kota Padang pada hari Rabu (17/5) dikunjungi oleh Tim Penilai Sekolah Adiwiyata Mandiri dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, Edi dan Alferd untuk Verifikasi Lapangan setelah dinyatakan Lulus Seleksi Aplikasi untuk Calon Sekolah Adiwiyata Mandiri tahun 2017. Tim ini juga didampingi oleh Yulya dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutan (DLHK) provinsi Sumatera Barat serta Rina dan Yopi dari DLHK Kota Padang.

Tim Penilai ini disambut baik oleh seluruh civitas akademika MAN 1 Kota Padang serta dihadiri juga oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Drs. H. Japeri, MM., Camat Kuranji dan Lurah Pasar Ambacang. H. Japeri dalam sambutannya berharap MAN 1 Kota Padang telah memenuhi kriteria sehingga dianugrahi sebagai sekolah adiwiyata mandiri pada tahun 2017 ini yang langsung di amini oleh seluruh hadirin.

Kepala MAN 1 Kota Padang, Marliza, S.Pd.,M.Pd., dalam ekspos yang berdurasi sepuluh menit memaparkan tentang profile yang berisikan visi, misi, tujuan, strategi pencapaian serta kreatifitas/inovasi sekolah dibidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup (PPLH). Dalam paparan singkat ini Marliza menyampaikan kiat/strategi yang dilakukan dalam mencapai sekolah adiwiyata mandiri adalah melalui kerjasama dengan seluruh civitas akademika MAN 1 Kota Padang, instansi terkait seperti Kemenag Kota Padang, Polres Kota Padang, Polsek Kuranji, Puskesmas Pasar Ambacang serta mempunyai dua belas sekolah imbas/binaan yaitu SMAN 9, MAS PGAI, SMA PGAI, SMPN 10, SMPN 14 Padang, SMP IT Adzkia, SDN 47 Kordang, SDN 39 Padang, SDN 19 Ps Ambacang, SDN 04 Ps Ambacang, SDN 02 Pauh, dan MIN Kordang.

Disamping itu tambah Marliza untuk mengatasi keterbatasan lahan dilakukan penanaman sayuran secara hidroponik dan yang terpenting adalah pemanfaatan aliran air deras dengan pemeliharaan ikan karamba yang sekaligus sebagai Ikon MAN 1 Kota Padang. Setelah mendengarkan ekspos tim juga berkeliling melihat green house, taman tanaman obat keluarga, pembuatan kompos sebagai salah satu bentuk daur ulang sampah organik serta melihat sarana dan prasarana lainnya yang dimiliki oleh MAN 1 Kota Padang. 

Tim penilai juga mengunjungi dua sekolah imbas/binaan sebagai syarat penilaian yaitu SMPN 14 dan SMP IT Adzkia Padang. Disekolah binaan tim penilai melakukan kroscek terhadap kegiatan pembinaan yang telah dilakukan oleh MAN 1 Kota Padang. Setelah dirasa cukup tim penilai bersama rombongan foto bersama sebelum meninggalkan MAN 1 Kota Padang.  (YM)

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW