Logo
512 Santri Akan Berlaga di MQK ke-VII Tahun 2017 - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

512 Santri Akan Berlaga di MQK ke-VII Tahun 2017

Dewi Senin 31, Juli 2017 | 10:57:36 wib

Padang, (Inmas)—512 orang Santri dari 19 Kabupaten Kota akan berlaga membaca, menterjemahkan dan memahami kitab kitab kuning (Kutub at-turast) melalui 13 Cabang Lomba pada Musabaqah Qira’atil Kutub ke-VII Tingkat Provinsi Sumatera, Senin (31/07) di Aula Pondok Pesantren Ar-Risalah Padang. Adapun 13 Cabang Lomba yakninya  Cabang Nahwu, Cabang Akhlaq, Cabang Tarikh, Fiqih, Cabang Tauhid, Cabang Hadist, Cabang Ilmu Hadist, Cabang Tafsir, Cabang Ilmu Tafsir, Cabang Ushul Fiqih, Cabang Balaghah, Cabang Bahasa Arab, dan Cabang Bahasa Inggris.

Menurut laporan ketua panitia disampaikan Kepala Bidang (Kabid) PAKIS H. Kardinal, Musabaqah Qira’atil Kutub bukan hanya semata –mata memperlombakan teknik-teknik membaca sebuah kitab kuning, tetapi juga kemampuan dalam memahami serta menyampaikan kandungan teks kitab kuning yang dibaca kepada public. Dengan demikian, kegiatan ini merupakan ajang perlombaan kemampuan dalam membaca, memahami, serta mengungkapkan kandungan kitab kuning secara komprehensif.

Hadir dalam pembukaan Gubernur Sumatera Barat diwakili Kabiro Bina Mental dan Kesra Setda Prov. Sumbar Drs. Syahril B, MM., Kakanwil Kemenag Sumbar diwakili Kepala Bagian Tata Usaha Drs. H. Bustari, MM, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat H. Irsyad Syafar, Kapolda Sumatera Barat, Kakan Kemenag se- Sumatera Barat, Pimpinan Pondok Pesantren Ar-Risalah Padang.

Dalam sambutannya Kakanwil Kemenag Sumbar disampaikan Kepala Bagian Tata Usaha Drs. H. Bustari, MM menyampaikan, “pesantren sebagai lembaga yang telah menjadikan dirinya sebagai sumber inspirasi nilai nilai islami bagi masyarakat sekitar dan sebagai titik sentral rujukan masyarakat dalam hal legitimasi keagamaan islam. Pesantren menjadi penghubung amat penting bagi transmisi keilmuan dan pewaris nilai nilai islam dari satu generasi ke generasi lainnya.

Hal senada disampaikan Gubernur Sumater Barat disampaikan Kabiro Bina Mental Setda Prov. Sumbar Drs. H. Syahril B, MM, “Pondok Pesantren sebagai salah satu lembaga pendidikan yang sangat berperan penting dalam membangun karakter bangsa. Sebagai tempat pengkaderan ulama Pondok Pesantren, Perguruan Islam, atau Madrasah Diniyah dan Tarbiyah semakin hari harus semakin meningkatkan dan memaksimalkan peranannya sebagai lembaga keagamaan dan lembaga social kemasyarakatan, dengan berbagai program unggulan demi kemajuan bangsa dan umat Islam dimasa mendatang”.

Ditambahkan Syahril, “Kegiatan MQK sebagai upaya perhelatan para santri pondok pesantrem dalam meningkatkan prestasi akademik khususnya dalam kajian khutubul turast yang selama ini menjadi primadona atau kekhasan dalam kajian keilmuan pondok pesantren”.

Ditandai dengan pemukulan bedug secara bersama oleh Gubernur Sumatera Barat, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Kapolda Sumatera Barat, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Musabaqah Qira’atil Kutub ke-VII Tingkat Provinsi Sumatera Barat resmi dibuka.

Kegiatan MQK ini akan dilaksanakan di dua tempat, di Pondok Pesantren Ar-Risalah dan Hotel Rasaki Padang, berlangsung mulai tanggal 31 Juli s.d 2 Agustus mendatang. (DW)

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW