Logo
Berselang 7 Jam, Kloter 5 dan 6 Diberangkatkan - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Berselang 7 Jam, Kloter 5 dan 6 Diberangkatkan

Efrian Jumat 04, Agustus 2017 | 23:40:45 wib

Padang, (Inmas) – Masih dari gelombang pertama jadwal pemberangkatan Jemaah Haji Embarkasi Padang, kelompok terbang (kloter) 5 dari Bengkulu dan kloter 6 dari Sumatera Barat diberangkatkan hari ini Kamis (3/8). Berselang 7 jam, pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 3330 dan GIA 3305 bergantian akan take off dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) padang menuju bandara Amir Mahmud bin Abdul Aziz (AMAA) Medinah al Munawarah.

Menurut catatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bagian adminisrasi, Jemaah Calon Haji (JCH) kloter 5 berjumlah 392 orang berasal dari Provinsi Bengkulu. Jumlah itu sudah termasuk 5 orang petugas kloter dan 2 orang Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Petugas Kloter yang menadampingi JCH kloter 5 adalah Mahbain sebagai Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), H. Sofian Jafri sebagai Tim Pemandu Ibadah Haji Indonesai (TPIHI), dr. Rahmawati sebagai Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dan dua orang paramedis yaitu Hendri Heriyanto dan Emawati.

Memantau langsung dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM), proses transit Jemaah dari Kab. Kaur, Kab. Kepahiang dan Kab. Seluma provinsi Bengkulu ini berlangsung tertib dan lancar. Pesawat milik maskapai pemerintah ini take off pukul 03.05 WIB. Dari laporan penerbangan yang disampaikan perwakilan Garuda Indonesia Jumail, pada JCH kloter 5 terdapat 15 orang menggunakan bantuan kursi roda.

Selang 7 Jam, JCH Kloter 6 juga diberangkatkan

Berselang tujuh jam kemudian, menyusul JCH kloter 6 juga diberangkatkan dari bandara kebanggaan milik Sumatera Barat ini. JCH kloter 6 berjumlah 388 orang berasal dari Kab. Pasaman Barat (247 jemaah), Kota Padang (135 jemaah) dan 1 orang dari Kab. Kepulauan Mentawai ditambah 5 orang petugas kloter. Bertindak sebagai petugas kloter 6 H. Idrial (TPHI), H. Adrinoviyan (TPIHI), dr. Nasramita (TKHI) serta Candra Halomoan Ahmad dan Rita Anggraini (paramedic).

Empat orang CJH kloter 6 batal berangkat karena berbagai alasan. Zaini Alys (67 tahun) batal berangkat karena sakit. Sementara Masnora Ahmad (41 tahun) batal berangkat karena hamil. Insan Sabri (40 tahun) yang merupakan suami dari Masnora Ahmad juga ikut batal berangkat karena istri hamil. Terakhir Yayuk Muji Rahayu ikut batal berangkat juga karena alasan hamil. JCH kloter 6 juga didampingi oleh tiga orang Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) yaitu Amora Lubis, Ana Rahmadia dan Saridin Yakub Daud.

Pada acara melepas kloter 6 yang dilaksanakan pada Rabu (2/8) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dr. Hj. Merry Yuliesday yang didaulat melepas secara resmi JCH kloter 6 kembali menyampaikan pesan Menteri Kesehatan untuk Jemaah haji Indonesia. “Mengingat suhu di Arab Saudi yang mencapai hingga 50 derajat celcius, selalu gunakan pelindung diri seperti masker kain yang dibasahkan agar rongga pernafasan menjadi lembab”, pesan dr. Merry.

Dr. Merry juga mengingatkan agar Jemaah tidak melakukan aktifitas lain yang bisa mengganggu ibadah haji. “Jangan lakukan aktifitas berlebihan diluar ibadah agar bapak ibu tidak gampang Lelah dan terserang penyakit. Perbanyak minum air agar tidak dehidrasi atau kekurangan cairan”, ujar dr. Merry.

Sementara itu Anggota DPR RI dari Komisi VIII Agus Susanto yang ikut memberi sambutan pada acara tersebut menyampaikan upaya pemerintah dalam rangka memperbaiki layanan Jemaah haji. “Berbagai  upaya telah dilakukan komisi VIII DPR RI untuk memperbaiki pelayanan terhadap Jemaah haji baik di Indonesia dan Arab Saudi. Seperti meningkatkan kelas hotel tempat Jemaah menginap, up grade bus yang membawa Jemaah selama di Arab Saudi. Dan termasuk mengurangi biaya haji”, terang Agus.

Usai dilepas secara resmi, keesokan harinya Kamis (3/8) JCH kloter 6 diberangkatkan dari BIM menuju Bandara Internasional AMAA Medinah pada pukul 10.15 WIB. (ef)

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW