Logo
Abdel Haq Khatib Jumat Pertama Di Masjid Baru - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Abdel Haq Khatib Jumat Pertama Di Masjid Baru

pasaman Jumat 11, Agustus 2017 | 21:29:50 wib

Pasaman, (Inmas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman H. Abdel Haq langsung diminta pertama sebagai khatib jumat di Masjid Al Kautsar yang baru saja diresmikan sebagai masjid.

Usai pelaksanaan shalat (11/8) Abdel Haq mengucapkan rasa syukurnya atas bertambahnya rumah ibadah yang pada awalnya berstatus mushalla di ranah Pasaman yang terletak di jalan lintas Lubuk Sikaping-Medan Nagari Aia Manggih itu, dan hari ini merupakan perdana dilangsungkannya shalat jumat.

Ditinjau dari lokasinya di daerah Sawah Panjang, ia menilai layak dan efektif didirikan sebuah masjid disebabkan jarak antara pemukiman penduduk sekitar cukup jauh untuk menempuh masjid terdekat guna menunaikan ibadah shalat jumat khususnya bagi kaum laki-laki. Ditambah lagi, lokasinya dibatas kota dan persisi ditepi jalan lintas menuju Sumatera Utara.

Dirinya berharap dengan berdirinya masjid Al Kautsar tersebut dapat dimanfaatkan selain tempat ibadah bagi masyarakat sekitar juga bagi umat Islam yang sedang melakukan perjalanan, serta meningkatkan semangat beribadah terutama shalat berjamaah.

“Semoga mampu menjadikan masjid ini sebagai pusat kegiatan masyarakat”, tambahnya.

Sedikit Abdel Haq menerangkan bahwa masjid selain sebagai media atau rumah untuk beribadah bagi umat Islam tetapi juga dapat dipergunakan untuk tegaknya serta imarahnya syiar Islam serta kegiatan-kegiatan yang bernuansa agama oleh seluruh kelompok umur.

Ia sangat berharap Al Kautsar sebagai salah satu masjid yang dapat menjadi pusat pembinaan spiritual bagi masyarakat Islam dan generasi muda khususnya di Kota Lubuk Sikaping ini.

Salah seorang pengurus Sulpan Amri yang juga pejabat dilingkungan Kemenag Pasaman didampingi H.Syafrizal Chan pensiunan ASN Kemenag Pasaman menginformasikan bahwa masjid tersebut baru aktif sebagai tempat ibadah pada bulan ramadhan kemarin dan pada awalnya berstatus mushalla.

Pada bulan puasa kemarin, Sulpan mengatakan rumah ibadah yang dibangun atas biaya dari swadaya masyarakat sekitar ini telah difungsikan untuk pelaksanaan shalat wajib dan sunnah tarawih berjamaah dengan menjadwalkan para penceramah yang ada di Lubuk Sikaping.

“Alhamdullah antusias masyarakat atas berdirinya masjid ini cukup tinggi apalagi dikarenakan jarak menuju masjid terdekat lumayan jauh”, ucapnya.

Dan disampaikannya juga pada pelaksanaan pertama shalat dan khutbah jumat ini banyak dihadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat, adat serta pemerintah seperti ninik mamak Asmadiar, wali nagari Aia Manggih Yoharman, Kepala KUA Kecamatan Lubuk Sikaping Asrul dan H.Abdel Haq Kepala Kemenag Pasaman. (abie78|ef)

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW