Logo
MAN 2 Solok Raih Adiwiyata Provinsi - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

MAN 2 Solok Raih Adiwiyata Provinsi

kabupaten solok Jumat 18, Agustus 2017 | 09:32:30 wib

Koto Baru, Inmas--Ulang Tahun ke 72 Republik Indonesia menjadi sejarah tersendiri bagi MAN 2 Solok yang berkampus di Singkarak, karena tepat pada taggal 17 Agustus 2017 kemarin Kepala MAN 2 Solok Erdinal menerima piagam penobatan MAN 2 Solok sebagai kampus Adiwiyata tingkat Propinsi Sumatera Barat yang diserahkan oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit.

Erdinal yang hadir pada acara di Kantor Gubernur Sumatera Barat ini didampingi Kasi Penmad Kantor Kemenag kab. Solok H., Syamsul Bahri dan Mantan Kepala MAN 2 Solok Yulfentri. Wakil Kepala MAN 2 Solok dan para pengelola Adiwiyata juga hadir di Kantor gubernur sebagai rasa bangga atas prestasi yang diraih.

"Ini prestasi yang menbanggakan dan akan terus dipertahkan hingga ditingkatkan hingga mencapai tingkat nasional", demikian ungkap Erdinal pada Humas Kemenag pagi ini. 

Lebih lanjut Erdinal mengatakan bahwa raihan prestasi ini tak terlepas dari kerja keras Yulfentri selaku pimpinan lama dan kawan-kawan pengelola Adiwiyata di Singkarak. Yang tak kalah penting, dorongan dari Kasi Penmad Kantor Kemenag H. Syamsul Bahri yang notabene adalah perintis Adiwiyata dilingkungan madrasah Kabupaten Solok hingga mengantarkan MAN Koto Baru ketingkat Nasional. Menutup keterangannya Erdinal Bertekad akan membawa MAn 2 Solok ke tingkat Nasional.

Sementara itu Kasi Penmad Kantor Kemenag Kab. Solok H. Syamsul Bahri yang dimintai keterangannya mengucapkan selamat kepada MAN 2 Solok sekaligus berharap kedepannya seluruh madrasah yang ada di Kabupaten Solok meraih prediket Adiwiyata. Karena selain menjadikan madrasah hijau dan asri, pola hidup yang digariskan dalam Adiwiyata juga membentuk karakter siswa menjadi cinta alam dan peduli lingkungan.

"Dengan prestasi MAN 2 Solok ini diharapkan seluruh madrasah di Kabupaten Solok akan berpacu menggerakan, membuat dan mengelola Adiwiyata hingga meraih prediket berbagai tingkatan. Karena ini juga wujud dari menggapai madrasah lebih baik dan lebih baik madrasah", demikian H. Syamsul Bahri menyampaikan. (Fendi/Rina)
 

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW