Logo
Dana BOP RA HarusTepat Sasaran,Transparan dan Akuntabel - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Dana BOP RA HarusTepat Sasaran,Transparan dan Akuntabel

solok selatan Jumat 24, Maret 2017 | 14:13:16 wib

Golden Arm (Inmas)--Bantuan Operasional (BOP) RA merupakan program pemerintah berupa pemberian dana langsung kepada RA yang besarnya dihitung berdasarkan jumlah siswa pada masing-masing RA. BOP RA merupakan biaya penyelenggaran dan/atau pengelolaan pendidikan RA yang dapat digunakan oleh RA untuk memenuhi kebutuhan biaya operasional non personalia dan personalia. Secara umum tujuan program BOP RA mewujudkan layanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu bagi semua lapisan masyarakat dalam rangka mendukung program Pendidikan Anak Usia Dini.

Menyikapi hal ini, hari ini Jumat (24/3) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok Selatan melalui Kasi Pendidikan Islam Syaiful Anwar, mengadakan kegiatan Pertemuan dengan Kepala RA se-Kabupaten Solok Selatan di Aula Quwwatul Ummah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok Selatan.

Dalam kesempatan ini Syaiful Anwar mengkaji persiapan pencairan dana BOP Raudhatul Athfal Tahun Anggaran 2017 yang dalam waktu dekat segera salurkan. Selain itu penjelasan mengenai penggunaan dana dan proses pertanggungjawaban dana pun menjadi penekanan dalam pelaksanaan kegiatan ini. Penggunaan dana yang transparan dan laporan yang akuntabel, bisa dipertanggungjawabkan sudah menjadi tanggung jawab RA yang mendapat bantuan BOP ini, tegas Syaiful.

Yang menjadi sasaran dalam penyaluran dana diantaranya, membantu biaya operasional RA, mengurangi angka putus sekolah, meningkatkan angka partisipasi kasar pada siswa RA, mewujudkan keberpihakan Pemerintah bagi siswa RA bagi keluarga tidak mampu dengan membantu (discount fee) tagihan biaya sekolah, dan Memberikan kesempatan yang setara (equal opportunity) bagi siswa kurang mampu pada RA untuk mendapatkan layanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu.

Selain itu proses peningkatan kualitas RA pun harus menjadi perhatian bersama. Program unggulan harus dimunculkan agar masyarakat dapat menjadikan RA sebagai pilihan utama dalam memulai pendidikan anak mereka.

Dalam wawancara terpisah dengan Kaepala Kankemenag Kab. Solok Selatan diwakili Kepala Subbag Tata Usaha Mahadolok Ritonga, memberikan sedikit pandangan dan harapan terhadap pendidikan Anak Pada Usia Dini antara lain, RA wadah pendidikan dasar bagi anak-anak kita. Karena pada saat masih usia dini, memory anak akan sangat kuat menyimpan apa yang mereka terima sampai mereka tua. "Salah kita memberikan dasar, maka akan salah pula yang mereka lakukan", ungkapnya.

Selanjutnya terkait penyaluran dana ini, beliau berharap RA dapat mempergunakan dana ini semaksimal mungkin untuk mensukseskan proses belajar mengajar pada RA dengan tidak terlepas dari pedoman dan aturan yang ada. Dalam penggunaan dana BOP RA harus tepat sasaran, transparan dan akuntabel, tegasnya.

Dengan adanya pemberian bantuan operasional ini, besar harapan agar RA dapat lebih meningkatkan kualitas proses belajar mengajar dalam rangka meletakkan pondasi yang kuat bagi generasi menerus bangsa, Semoga. (dori/rina)

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW