Logo
Raker Harus Lahirkan Program Yang Jelas - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Raker Harus Lahirkan Program Yang Jelas

Admin Sumbar Rabu 09, Februari 2011 | 12:00:00 wib

Lima Puluh Kota, Humas Anggaran belanja di satuan kerja (satker) di Kementrian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota harus dikelola secara profesional, transparan dan akuntabel. Besar atau kecilnya dana di setiap unit kerja bukan sebuah ukuran. Kalau sekiranya, salah dalam pengelolaan resikonyo merugikan lembaga dan pribadi pegawai itu sendiri. Ujung-ujungnya diindikasikan korupsi. “”Untuk keluar dari kesalahan yang berisiko itu, diperlukan pengenalan ilmu administrasi dan tata pengelolaan keuangan yang tertib berdasarkan aturan yang berlaku di Kementrian Agama. Jangan masing-masing pribadi kita mau terjebak hanya karena kekurangan ilmu administrasi,’’terang Kakanwil Kemenag Sumbar H. Darwas didampingi Kabiro IAIN Bonjol Padang H. Amrul Wahdi dan Ka.Kemenag Lima Puluh Kota H. Gusman Piliang, ketika memberikan materi pada rakerda tahun 2011 di Hotel Ngalau Defila, Selasa kemaren. Rakerda yang digelar ini, diingatkan Kakanwil Darwas harus memberikan kontribusi positif bagi pencerahan jajaran Kementrian Agama di Lima Puluh Kota saat ini dan masa datang. “”Kata kuncinya setiap peserta paham serta peduli dengan ilmu-ilmu yang diberikan narasumber. Jangan bersifat pasif, atau diartikan masuk telinga kiri keluar di telinga kiri. Kalau ini yang terjadi resikonya kerugian bagi kita pengelola keuangan dan administrasi di kantor,’’jelasnya. Pada bagian lain, Kabiro IAIN Amrul Wahdi juga menjelaskan akan arti penting pengelolaan keuangan yang baik. Diantaranya, posisikan satuan kerja kita dengan program yang dibuat. Selanjutnya, perenacanaan juga harus benar-benar terarah dan kemudian diakhir tahun dilakukan evaluasi kerja. Kalau terjadi kekurangan dan kelemahan, cari sumber salahnya. Dan perbaiki kesalahan itu. Maka, rapat kerja ini sudah menjadi bagian yang tepat dalam menjalankan sistem kerja di tahun-tahun mendatang,’’ulasnya. Senada dengan pernyataan tersebut, Kakan. Kemenag H. Gusman Piliang, menyebutkan kalau hubungan dan koordinasi dengan Pemda Lima Puluh Kota berkaitan dengan agama dan pendidikan keagamaan sudah berjalan baik. “”Berkaitan dengan penggunaan anggaran yang tersedia di satker tahun anggaran 2011, sepertinya sangat banyak peluang dan tantangan. Peluang salah satunya adalah kelak akan bisa memberikan pembinaan terhadap pelayanaan terhadap umat. Sebaliknya, ketika salah dalam menggunakan anggaran belanja rutin atau keluar dari ketentuan, maka resikonya adalah korupsi. Makanya, kita dituntut ekstra hati-hati dalam menggunakan anggaran tersebut,’’katanya. (nal) Tek foto MATERI—Kakanwil Kemenag Sumbar H. Darwas bersama Kabiro IAIN Amrul Wahdi didampingi Ka. Kankemenag Lima Puluh Kota H. Gusman Piliang, memberikan materi dihadapan peserta raker yang digelar di Hotel Ngalau Defila, Selasa (8/2). Oafrinal aliman

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW