Logo
SANTRI MDTA SE-KAB. LIMA PULUH KOTA BANJIRI LAPANGAN TIGO SELO KOTO TANGAH SIMALANGGANG - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

SANTRI MDTA SE-KAB. LIMA PULUH KOTA BANJIRI LAPANGAN TIGO SELO KOTO TANGAH SIMALANGGANG

Admin Sumbar Selasa 29, November 2011 | 12:00:00 wib

SANTRI MDTA SE-KAB. LIMA PULUH KOTA BANJIRI LAPANGAN TIGO SELO KOTO TANGAH SIMALANGGANG Koto Baru Smlg; 27 November 2011, Lapangan Tigo Selo Koto Tangah Simalanggang Kecamatan Payakumbuh sebagai lokasi peringatan 1 Muharram 1434 H dibanjiri santri MDTA se-Kab.Lima Puluh Kota. Kegiatan Apel 1 Muharram yang diangkat oleh Pengurus KKMD Kab.Lima Puluh Kota ini dihadiri oleh, Drs Amiriyul Dt. Karayiang Staf Ahli Bupati Lima Puluh Kota, Drs Nashruddin Kasi Pekapontren Kementerian Agama Kab. Lima Puluh Kota, Jupagni M.Ag Ka.KUA Kec. Payakumbuh, Guru MDTA se-Kabupaten Lima Puluh Kota, Wali Nagari se-Kecamatan Payakumbuh, dan juga dihadiri Lebih Kurang 3 ribu santri MDTA se-Kab. Lima Puluh Kota. Ketua KKMD Asma, A.Md mengatakan bahwa Apel 1 Muharram ini diadakan tiap tahun, tahun kemarin diadakan di Koto Tinggi Kecamatan Gunuang Omeh. Selanjutnya beliau menjelaskan, kegiatan ini sengaja diangkatkan agar para santri-generasi penerus Islam mengenal dan terbiasa memperingati Tahun Baru Islam serta memberikan pemahaman dan mengambil iktibar kepada mereka tentang peristiwa Hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah. Drs. Amiriyul Dt. Karayiang Staf Ahli Bupati Lima Puluh Kota selaku Pembina Apel dalam sambutannya menyampaikan kepada seluruh guru MDTA agar bangga dengan tugas mendidik generasi penerus Islam, dan juga beliau mengharapkan dan sekaligus mengundang seluruh guru MDTA untuk hadir pada acara Peringatan Hari Guru tahun mendatang, karena guru MDTA sama perannya dengan guru-guru lainnya. Dan terakhir beliau mengatakan kepada guru MDTA insya Allah insentif guru MDTA Kabupaten Lima Puluh Kota akan segera dicairkan. Acara tersebut diakhiri dengan penampilan dari 13 Kecamatan, diawali dari Kecamatan Guguak, yang menampilkan Tari Masal dengan melibatkan 200 orang santri bertemakan Didikan Subuh Dari Masa ke Masa, berikutnya Kecamatan Suliki yang menampilkan Qasidah Rebana masal yang melibatkan 75 orang santri, penampilan dari Kecamatan Mungka Pildacil dan diikuti oleh penampilan kecamatan-kecamatan yang lainnya. Fitria Rahmi

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW