Logo
PENTINGNYA MEMAHAMI - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

PENTINGNYA MEMAHAMI

Admin Sumbar Rabu 15, Desember 2010 | 12:00:00 wib

Dalam upaya menagkal terjadinya masalah-masalah yang dapat merusak kerukunan umat beragama, baik antar maupun intern, maka Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kab. Lima Puluh Kota merasa sangat penting mengadakan acara sosialisasi tentang Kerukunan Umat Beragama, terutama sosialisasi Peraturan Bersama Mentri Agama dan Mentri Dalam Negeri Nomor 9 & 8 tahun 2006. Untuk kepentingan itu maka pada hari Kamis 9 Desember 2010 bertempat di aulda Ponpes al-Kautsar Sarilamak dilaksanakan kegiatan sosialisasi dengan target peserta Wali Nagari se-Kab. LPK dan para penyuluh Agama dan juga dari tokoh-tokoh masyarakat. Memanfaatkan dana bantuan PKUB pusat tahun 2010, kegiatan ini sebenarnya sudah lama dinantikan, namun baru tahun ini dapat dilaksanakan. Kepala Kantor Kementrian Agama menyampaikan bahwa di LPK masalah kerukunan tidak begitu signifikan, namun ini tetap menjadi priortitas bagi kita dalam misi Kemenang LPK karena lebih baik menjaga daripada menyelesaikan masalah. Beberapa permasalahan yang selama ini mencuat terkait dengan pendirian rumah ibadah yang masih belum mentaati aturan, dan juga persoalan isue nasional kadang juga menjadi masalah yang memicu bagi daerah-daerah, hal ini penting kita sikapi dengan baik, sehingga tidak menjadi masalah yang besar bagi kegiatan pembangunan di daerah, demikian sambutan Bupati Lima Puluh Kota yang diwakili Sekda Drs. Resaman, M.Pd, MH dalam sambutannya pada acara pembukaan. Hadir sebagai nara sumber Rikardo Simajuntak, SH dari Kejaksaan Negeri Payakumbuh, Joni Amir, S.Sos dari Kesabangpollinmas LPK dan Drs. Nursal, S.Pd.I dari Kemenag LPK serta Safrijon Azwar, MA dari MUI LPK. Peserta begitu antusias mengikuti kegiatan ini, ditandai dengan banyak usulan, pertanyaan dan harapan. Dengan semakin sering kita bertemu, dan saling memahami serta memahami aturan dalam kehidupan ini maka ke depan segala hal yang dapat merusak kerukunan kita dapat dihindari. Semoga! (Sfj)

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW