Logo
Gemmar Mengaji Di Payakumbuh, Dilounching Hari Ini - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Gemmar Mengaji Di Payakumbuh, Dilounching Hari Ini

Admin Sumbar Minggu 26, Juni 2011 | 11:00:00 wib

Payakumbuh, Humas Kitab Suci Al-quran dan hadists Nabi Muhammad Rasullah SAW bagi umat Islam diyakini bisa memberikan keselamatan hidup di dunia dan akhirat bagi setiap manusia. Karena dua pegangan itu adalah wasiat Rasullah kepada umatnya, setelah beliau wafat. Jadi wasiat itu wajib hukumnya dipedomai setiap muslim yang beriman dan merasakan kalau Qur;an itu adalah punya keajaiban luar biasa. Tidak hanya itu, bagi yang mendengar apalagi membacanya dapat pahala pula lagi. Luar biasa. Menyikapi kondisi tersebut, Kementrian Agama RI melalui Kanwil Kemenag Sumbar hingga Kamenag Kab/Kota, syiar Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji (Gemmar Mengaji) itu wajib digerakan oleh setiap umatnya dari kota hingga pedesaan atau nagari di Ranahminang. Salah satu yang menjadi sumber penggeraknya adalah jajaran Kemenag. Rencananya, Senin (27/6) jajaran Kemenag Kota Payakumbuh, sebut H. Bustari, Gemmar mengaji di daerahnya di lounching oleh Wawako H. Syamsul Bahri, melibatkan, Ketua MUI H. Hasan Basri, kelompok Yasin, Pemda, PHBI. Pada hari yang sama juga digelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad Rasullah SAW 1432 M di mesjid raya Istiqamah. Acara yang melibatkan ribuan orang tersebut, sebut Bustari, kepada Singgalang, Minggu (26/6) adalah hasil kerjasama Pemda Payakumbuh dengan Kamenag. “”Kita yang punya ide untuk melanjutkan program Menteri Agama RI H. Suryadharma Ali melalui Kakanwil Kemenag Sumbar H. Darwas itu di Kota Payakumbuh. Selain program itu dinilai luar biasa, tujuannya pun adalah untuk memajukan umat lebih sopan, santun berakhlak mulia serta berbudi pekerti luhur. Karena qur’an itu wahyu Allah SWT mutlak mengajarkan dan menasehati hambanya berlaku baik dan benar. “’Tuntunan itu wajib pula sifatnya diikuti oleh umat Islam tanpa melihat waktu dan tempat mereka berada. Tentunya, dengan diluncurkannya Gemmar mengaji ini di Kota Payakumbuh, kebiasaan yang sudah lama terbangun itu akan lebih maksimal lagi hasilnya. Mengaji ini, setiap hari di Kota Galamai dibawah kepemimpinan Wako Joserizal Zain dan Wawako Syamsul Bahri dan dimasa lalu, telah pula berjalan bagus. Cuma kini kegiatan itu lebih dimaksimalkan lagi. Harapan kita, pasca gerakan diberlakukan, maka semarak itu disetiap mesjid, langgar atau surau lebih dioptimalkan. Tidak hanya itu, maghrib di rumah-rumah semua telvisi mati. Dan berganti dengan alunan wahyu Ilahi. Sekaligus akan ada transfer ilmu dari orang tua kepada anak-anaknya pasca membaca kitab suci itu,’’kata Bustari. (nal) Tek foto H. Bustari

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW