Logo
SOSIALISASI PENYEDIAAN PANGAN HALAL - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

SOSIALISASI PENYEDIAAN PANGAN HALAL

Admin Sumbar Jumat 26, November 2010 | 12:00:00 wib

SOSIALISASI PENYEDIAAN PANGAN HALAL (KERJASAMA DMI SUMBAR DENGAN DINAS PETERNAKAN SUMBAR) Tanjung Pati, 10 November 2010 Alhamdulillah Lima Puluh Kota terpilih sebagai salah satu daerah dari 7 daerah yang ada di Sumbar untuk menjadi tempat sosialiasi penyediaan pangan halal atau lebih tepatnya bagaimana persiapan pengadaan hewan qurban yang baik dan bagaimana penyelenggaraan penyemblihan hewan qurban. Acara yang digagas oleh Dewan Masjid Indonesia Sumbar bekerjasama dengan Dinas Peternakan Sumbar serta DMI Lima Puluh Kota dan ikut mengundang Kepala Kantor Kem. Agama Kab. Lima Puluh Kota di buka oleh Ketua DMI Sumbar, Drs. H. Zainal MS. Peserta yang dihadirkan adalah penyuluh agama fungsional dan pengurus masjid se- Kab. Lima Puluh Kota, yang diharapkan mereka nanti melanjutkan informasi ke tengah-tengah masyarakat. Hadir dalam pembukaan acara Kepala Kem. Agama Lima Puluh Kota yang diwakili Kasi Penamas Safrijon, S.Ag, MA. Dalam sambutannya Ketua DMI Sumbar menyampaikan bahwa program ini adalah berkah bagi kita umat Islam, karena banyak ilmu yang akan kita dapatkan dari para pakarnya, terutama bagaimana melihat dan menentukan hewan qurban yang ASUH; Aman, sehat, Utuh dan Halal. Walaupun secara fiqh sudah ada aturan Rasulullah SAW namun secara teknis bagaimana tanda-tanda sehat atau sakit itu kita tidak mempunyai ilmunya. Hadir sebagai nara sumbar yang lain dari Dinas Peternakan Lima Puluh Kota dan Kantor Kem. Agama Lima Puluh Kota. Dari paparan nara sumber diperoleh berapa catatan yang selama ini perlu diperhatikan. 1. Hewan qurban tidak boleh disatukan antara satu hewan yang satu dengan lain sebab boleh jadi ada yang sakit sehingga bisa merusak daging hewan yang sehat, 2. Antara daging dan ‘jeroan’ harus dipisah sebab pada jeroan itu sangat banyak kemungkinan bakterinya, 3. Jangan membungkus daging dengan plastik berwarna-warni, 4. Pikirkan kesejahteraan hewan jangan sampai stress sebelum penyemblihan, 5. Usahakan daging sudah dimasak 4 jam setelah penyemblihan. Kemudian acara yang dilaksanakan selama satu hari itu direspon oleh peserta semoga ilmu seperti ini dapat selalu disosialisasikan karena selama ini karena ketidak tahuan kita banyak masalah-masalah yang tidak sesuai dengan ketentuannya. Semoga ilmu yang diberi bermanfaat. (Sfj) Keterangan foto : Drs. H. Zainal MS, Ketua DMI LPK (Akmul DS, S.Pd.I), Kasi Penamas (Safrijon, S.Ag, MA) sedang membuka acara

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW