Logo
Wagub Sumbar Minta Petugas Haji Tidak Merokok - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Wagub Sumbar Minta Petugas Haji Tidak Merokok

adminrina Selasa 06, Juni 2017 | 12:19:30 wib

Padang, Inmas--Satu bulan lagi tepatnya 27 Juli 2017, proses pemberangkatan jamaah haji akan dilaksanakan Embarkasi Haji Padang. Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat telah melakukan beberapa persiapan. Senin (5/6) dilaksanakan pelatihan petugas haji kloter yang dibuka Wakil Gubernur Sumbar H. Nasrul Abit.

Menurut informasi dari Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) H. Afrijal mengatakan petugas haji yang sedang mengikuti pelatihan ini akan mendampingi jamaah haji Sumbar dan Bengkulu tahun 2017.

"Adapun petugas yang akan mendampingi jamaah nanti berjumlah 73 orang, terdiri dari 16 TPHI (Ketua Kloter), 16 TPIHI (Pembimbing Ibadah) dan 41 TKHI (Tenaga Kesehatan). Mereka akan mendampingi 16 kloter (kelompok terbang) jamaah Sumbar dan Bengkulu, ungkapnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat H. Salman dalam sambutannya menyampaikan kepada peserta pelatihan bahwa petugas haji harus memiliki dedikasi yang tinggi dan memegang teguh komitmen pelayanan untyk memberi kemudahan kepada jamaah haji.

"Selama ini penyelenggaraan ibadah haji tidak pernah sepi dari kritikan. Olehkarena itu, kerja keras, semangat dan kemauan tinggi  petugas haji melayani jemaah dapat menjawab kritikan tersebut. Petugas haji hendaknya bekerja dengan ikhlas, sabar, santun dan menjaga amanah. Kuatkan koordinasi sesama petugas, cepat dan tanggap mengatasi keluhan jemaah", kata Kakanwil lagi.

Kepada petugas haji Kakanwil mengharapkan enam hal kepada petugas haji, diantaranya, lakukanlah kerjasama/komunikasi yang baik. Teruslah belajar, buat buku saku untuk catatan kecil, beri pelayanan tterbaik, ikhlas dan ramahtamah, mengendalikan diri dan tidak emosi, terakhir petugas kloter harus menjadi sosok yang prima dan menjadi teladan, papar Kakanwil penuh harap.

Sementara itu Wakil Gubernur Sumbar H. Nasrul Abit juga meminta petugas haji termasuk TPHD (Tim Pemandu Haji Daerah) bisa memandu dan membina jemaah. Petugas bertanggungjawab pelaksanaan ibadah haji mulai berangkat dari embarkasi sampai pulang kembali ke tanah air. Karena petugas haji itu itu bertugas sambil beribadah.

"Petugas haji harus memperhatikan hal-hal kecil yang menjadi tugas kita sebagai petugas. Maklumlah jemaah kita kebanyakan dari kampung. Berikan pemahaman kepada jemaah bahwa kita ke Makkah untuk beribadah, lupakan semua pekerjaan yang ada dikampung, kata Wagub.

Selanjutnya mantan Bupati Pesisir Selatan ini, minta petugas haji jangan merokok, terutama di depan jemaah. Karena petugas harus menjadi panutan dan teladan bagi jemaah haji kita. Kemudian tingkatkan kesabaran lanjt Nasrul Abit, bagaimana membina dan membantu mereka karena jemaah kita ada yang sudah sangat tua. Bagi yang belum punya pengalaman belajarkan kepada yang sudah berpengalaman.

Terakhir kepada pihak Garuda dihimbau agar memperhatikan makan jemaah ketika ada keterlambatan penerbangan. Hendaknya ada antisipasi dan koordinasi yang baik agar jemaah tidak terlalu lama menunggu. Karena dari tahun ke tahun masalahny hampir sama, tutup Wagub. RinaRisna

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW