Logo
Kemenag Dharmasraya Tentukan Kisaran Zakat Fitrah - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Kemenag Dharmasraya Tentukan Kisaran Zakat Fitrah

dharmasraya Kamis 08, Juni 2017 | 12:54:52 wib

Dharmasraya (Inmas)-Zakat Fitrah adalah zakat diri yang dilaksanakan oleh seluruh umat muslim dari berbagai penjuru dunia yang dilaksanakan pada bulan ramadan. Sebagai langkah untuk menginformasikan dan sekaligus menseragamkan kisaran zakat fitrah yang harus dibayar oleh muzakki, siang ini Kamis (08/06) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dharmasraya melaksanakan rapat penentuan zakat fitrah yang dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Kantor Kemenag Dharmasraya Drs. H. Marjanis, M.Pd beserta jajaran seksi Bimas Islam, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Se-Kabupaten Dharmasraya, Bagian Kesra Kantor Bupati Dharmasraya, Ketua MUI Kabupaten Dharmasraya, Baznas Kabupaten Dharmasraya dan Dinas Koperasi industri dan Perdagangan Kabupaten Dharmasraya di ruang Kepala Kantor Kemenag Dharmasraya.


"Rapat ini sengaja digelar oleh Kemenag dalam upaya penentuan kisaran zakat fitrah dikarenakan banyaknya variasi dalam membayar zakat fitrah ditengah-tengah masyarakat sehingga Kemenag akan menjadi barometer umat dalam menjalankan syari'at berzakat khususnya zakat fitrah" ujar Plt. Kepala Kantor Kemenag Dharmasraya Drs. H. Marjanis, M.Pd.


Memang perbedaan dalam membayar zakat fitrah sudah pasti akan berbeda, karena standarisasi besarnya zakat fitrah adalah makan pokok keseharian yang mempunyai ragam harga yang berbeda, maka apabila ada permasalahan atau perdebatan kisaran zakat fitrah Kemenag selaku lembaga yang menangani tentang agama sudah terjawab khususnya di lingkungan Pemda Kabupaten Dharmasraya.


Dari hasil rapat bersama jajaran dan kepala KUA maka besaran zakat fitrah untuk kabupaten Dharmasraya ukuran beras sebanyak 3,5 liter atau 2,5 Kg dan apabila diganti dengan uang dikategorikan menjadi 3 jenis yaitu Kategori I tertinggi sebesar Rp.35.000, kategori II Rp.33.750 dan kategori III atau terendah sebesar Rp.25.000. Hasil rapat ini akan segera disosilisasikan di masyarakat melalui Baznas dan UPZ yang berada di Kecamatan dan Nagari sampai dengan masjid atau mushalla. (s@rwono)|Mira
 

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW