Logo
Ramza: Apresiasi Lokakarya MAN Lima Puluh Kota - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Ramza: Apresiasi Lokakarya MAN Lima Puluh Kota

lima puluh kota Selasa 13, Juni 2017 | 08:43:57 wib

Sarilamak (Inmas)-Guru yang ideal adalah guru yang secara terus-menerus mengembangkan pengetahuan, mengasah keterampilan untuk menjadi guru terbaik. Hal tersebut kembali ditegaskan H.Ramza Husmen Kakan Kemenag Lima Puluh Kota disaat membuka secara resmi kegiatan Lokakarya Awal Tahun Pelajaran baru 2017-2018  MAN Lima Puluh Kota (12/06).

Dihadapan tiga puluh peserta yang memadati ruangan pertemuan MAN Lima Puluh Kota Ramza melanjutkan, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan harus terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kompetensi, proses globalisasi dan kemajuan ICT suka tidak suka sangat mempengaruhi proses pendidikan di satuan pendidik, saya berharap agar seluruh tenaga pendidik untuk menguasai komputerisasi secara baik sehingga mampu melahirkan bahan dan media pembelajaran yang interaktif, harap lulusan magister Ilmu Pendidikan UNP ini.

Disisi lain Ramza memaparkan bahwa Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 dengan tegas telah menjelasakan empat kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh guru, komptensi pedagogik dimana seorang guru harus memiliki kemampuan pemahaman terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya.

Selanjutnya kompetensi kepribadian adalah kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif dan berwibawa, menjadi teladan bagi peserta didik, dan berakhlak mulia, oleh sebab itu lanjut Ramza guru harus mampu menjadi panututan serta idola bagi peserta didik. Kompetensi Profesional adalah penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam, yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya, serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya.

Terakhir kompotensi sosial yang merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik, tenaga kependidikan, orang tua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar. Saya perlu ingtakan bahwa guru di madrasah juga harus menjadi guru di masyarakat. Oleh sebab itu saya melihat lokakarya hari ini merupakan momentum strategis bagi seluruh guru di MAN Lima Puluh Kota untuk meningkatkan kemampuan secara luas bagi memastikan madrasah lebih baik, lebih baik madrasah, tungkas putra Kamang ini.

Sementara itu Intan Marajo Kepala MAN Lima Puluh Kota menyampaikan apresiasi serta ucapan terimakasih atas kehadiran Kakan Kemenag pada kegiatan lokarya yang akan dihelat selama tiga hari kedepan. Mudah-mudahan apa-apa yang menjadi arahan dari Kakan Kemenag diatas dapat diwujudkan di MAN tertua dikawasan Suamtera tengah ini, simpul Inatan. (APP)|Mira

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW