Logo
Peringati Nuzul Qur'an, Pengurus Mesjid Gadang Balai Nan Duo, Baralek Gadang - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Peringati Nuzul Qur'an, Pengurus Mesjid Gadang Balai Nan Duo, Baralek Gadang

payakumbuh Minggu 18, Juni 2017 | 08:14:06 wib

Payakumbuh, (Inmas)--Dalam rangka mengembangkan minat baca al qur'an di kalangan anak-anak dimulai dari SD hingga dewasa, untuk meningkatkan kualitas pemahaman dan cinta membaca al qur'an. Pengurus Mesjid Gadang Balai Nan Duo menggelar Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ) juzz 30 untuk tingkat anak-anak dan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) untuk Guru TPQ dan pondok al qur'an yang ada di Payakumbuh. Khusus MTQ tingkat dewasa, sengaja kita mengambilkan pesertanya guru mengaji, karena kualitas dan kompetensi guru TPQ adalah cerminan kualitas santri.

Semoga dari mesjid dibangun sejak tahun 1832 ini, panitia mengharapkan akan lahir dan terpancar kembali pembaca al qur'an yang berkualitas di Kota Payakumbuh, khususnya. Musababaqah ini terlaksana atas kerjasama masyarakat  Koto Tangah Balai Nan Duo dan disupport langsung Pemko Payakumbuh bersama Kankemenag, termasuk donatur. Lomba ini menghadirkan juri M. Ridho bersama rekannya Yurni Halim. Tahun depan kita minta pemko anggarkan dana untuk kegiatan keagaman, khusunya di mesjid tua ini,

Hal tersebut diungkapkan H. Ben Yuza, sebagai Ketua Pelaksana MHQ dan MTQ yang akan digelar selama 2 hari di mesjid Gadang Balai nan Duo, mesjid yang tertua dan menjadi ikon wisata religi untuk Kota Payakumbuh yang saat ini masih terjaga baik. Tampak hadir dalam musabaqah yang diselenggarakan sesudah shalat witir ini, Walikota Payakumbuh diwakili Sekdako H. Benni Warlis, Kepala Kankemenag, Kabag Kesra, Camat Kec. Payakumbuh Barat, Lurah Koto Tangah Balai Nan Duo, LPM, tokoh masyarakat dan para undangan, Sabtu (17/06).

Yang menarik dari musabaqah ini adalah struktur kepanitiaan pelaksana didominasi para lansia bersama tokoh masyarakat. Seperti pembaca wahyu ilahi yang dibawakan Buya Ibrahim Said, Koordinator seksi Rusydi Adnan, Eri Bastari dan kepanitiaan lainnya, juga lansia dan pra lansia. Namun panpel mampu mengangkat musabaqah akbar yang bertema "Dengan MHQ dan MTQ kita harapkan tercipta masyarakat agamis untuk memotivasi anak-anak cinta al qur'an".

Membuka musabaqah ini, Walikota Payakumbuh diwakili Sekdako H. Benni Warlis menyampaikan maaf Walikota serta mengapresiasi semangat panitia dalam menyelenggarakan musabaqah.

"Musabaqah ini merupakan penunjang program visi misi menciptakan masyarakat Payakumbuh yang religi, Adat Basandi Syara', Syara' basandi Kitabullah. Malam 10 yang ketiga, Allah menyediakan malam lailatul qadr untuk kita, semoga dengan musabaqah yang kita gelar ini, Allah akan menganugrahi malam mulia itu untuk kita yang ada di mesjid ini. Dengan membacakan Al Fatihah, kita buka musabaqah ini secara resmi", H. Benni Warlis resmi membuka.

Setelah pembacaan doa oleh buya Rusydi Adnan, salah seorang dewan juri, M. Ridho memaparkan kriteria penilaian MHQ yang akan digelar malam ini. Pencabutan lot tampil dilaksanakan Kepala kankemenag diwakili Kasi Bimas Islam, Endra Rinaldi. Penampilan pertama MHQ bernomor lot 37  yang akan membacakan hafalan sesuai dengan surat yang ada di dalam amplop.

Berdasarkan pengamatan kami sementara, di meja pendaftaran hingga pukul 00.01, telah mendaftar hafidz dan hafidzah juz 30 tingkat anak-anak sebanyak 21 peserta. Hal ini disebabkan para qori sedang memanfaatkan momen Nuzul Qur'an yang digelar masyarakat bersama jemaah mesjid, untuk bermusabaqah dalam seni membaca al qur'an.ul

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW