Logo
Lagi, 2 Madrasah di Sumatera Barat Raih Adiwiyata Mandiri - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Lagi, 2 Madrasah di Sumatera Barat Raih Adiwiyata Mandiri

Efrian Minggu 06, Agustus 2017 | 18:32:40 wib

Padang, (Inmas) – Program Adiwiyata adalah salah satu program Kementrian Negara Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan keasadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Dalam program ini diharapkan setiap warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat dan menghidarkan dampak lingkungan yang negatif.

Dalam implementasinya Kementrian Negara Lingkungan Hidup berkerjasama dengan para stakeholders, menggulirkan Program Adiwayata ini dengan harapan dapat mengajak warga sekolah dapat melaksanakan proses belajar mengajar materi lingkungan hidup dan turut berpartisipasi melestarikan dan menjaga lingkungan hiudup di sekolah dan sekitarnya.

Setelah tahun lalu 2 (dua) madrasah di Sumatera Barat meraih adiwiyata mandiri, tahun 2017 ini lagi – lagi dua madrasah di Sumatera Barat meraih penghargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup ini. Kali ini madrasah yang berhasil meraihnya adalah MAN 1 Padang dan MTsN  2 Kota Padang. Raihan ini tentunya setelah seleksi bertingkat yang dilakukan mulai dari tingkat kecamatan, Kabupaten/Kota hingga provinsi.

Pengharagaan Adiwiyata Mandiri Tahun 2017 diserahkan pada acara Malam Anugerah Lingkungan Tahun 2017 yang dilaksanakan pada hari Rabu (2/8) malam di Gedung Manggala Wanabakti Jakarta Selatan. Istimewa sekali, penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Ibu Dr. Siti Nurbaya. Turut hadir pada penyerahan penghargaan tersebut perwakilan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Daerah Bupati/walikota yang juga akan diberikan penghargaan Adipura Tahun 2017. Serta teristimewa hadir 89 Kepala Sekolah/Madrasah yang akan diberikan penghargaan Adiwiyata Mandiri Tahun 2017.

Penghargaan ini juga diterima oleh 89 sekolah/madrasah lainnya se Indonesia dimana 9 diantaraya berasal dari Sumatera Barat. Kepala MAN 1 Padang Marliza dan Kepala MTsN 2 Padang Suardi Darma Putra menerima langsung penghargaan ini langsung di Jakarta didampingi Kepala Kankemenag Kota Padang H. Japeri dan Kakanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat yang diwakili Kepala Seksi Kelembagaan dan Sistem Informasi Madrasah Mofri Antoni.

Menurut Mofri Antoni, penghargaan ini diperoleh tentunya berkat usaha dan kerjasama yang dilakukan secara sungguh – sungguh dan terukur. “Dimullai dari prestasi sekolah Adiwiyata tingkat Kota Padang, Tingkat Provinsi hingga akhirnya pada tahun 2014 meraih penghargaan adiwiyata nasional”, terang Mofri.

Kakankemenag Kota Padang H. Japeri menambahkan, prestasi adiwiyata nasional belum membuat dua kepala madrasah ini berpuas diri. “Kita harus bertekad untuk meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri dan Alhamdulillah tahun ini berhasil”, ungkap Japeri.

Duo Kepala Madrasah Marliza dan Suardi menambahkan, untuk mewujudkan sekolah adiwiyata mandiri haruslah memenuhi syarat telah mempunyai 12 sekolah imbas/binaan disamping syarat administrasi lainnya. “Adanya kerjasama dengan 12 sekolah imbas/binaan dengan harapan mereka bisa akan mengikuti jejak MAN 1 Padang dan MTsN 2 Padang untuk memperoleh penghargaan yang sama nantinya dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan”, terang Marliza.

“Dengan pembinaan yang dilakukan secara kontiniu dan berkala oleh Tim Adiwiyata yang diketuai oleh Dra. Seti Asih dan dilanjutkan oleh Dra. Yasni Marlis serta dukungan yang diberikan Kaknwil Kemenag Sumbar, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provisi Sumatera Barat, Kakankemenag Kota Padang, Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, warga MAN 1 Padang dan MTsN 2 Padang dan seluruh unsur terkait Alhamdulillah pada tahun ini dapat mewujudkan MAN 1 Padang dan MTsN 2 Padang sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri Tahun 2017”, tutup Suardi.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumbar H. Artis Arjun mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan ini. “Dengan berhasilnya MAN 1 dan MTsN 2 Padang meraih penghargaan tertinggi bidang lingkungan hidup ini artinya mengkuti jejak MTsN Koto Tangah dan MTsN Parak Laweh yang juga meraih penghargaan yang sama pada tahun lalu”, ujar Artis.

Sementara Kakanwil Kemenag Sumbar H. Salman dalam wawancara telponnya mengungkapkan rasa bangganya terhadap madrasah di Sumatera Barat. “Ini menunjukkan bahwa madrasah semakin bisa bersaing dengan sekolah umum, bahkan bisa lebih baik dari sekolah umum. Madrasah lebih baik, Lebih baik madrasah”, terang Salman mengucapkan jargon Madrasah yang digaungkan direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI. (ef)

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW