Logo
Orientasi pengelola wakaf produktif se-Kota Padang - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Orientasi pengelola wakaf produktif se-Kota Padang

Admin Sumbar Kamis 08, Juli 2010 | 11:00:00 wib

Kementerian Agama Kota Padang Adakan Kegiatan Orientasi Pengelola Wakaf Produktif se-Kota Padang Padang,Juli 2010 Potensi wakaf yang dimiliki umat Islam miliki sangat besar, apabila digali secara optimal, maka hasil yang dicapai sungguh luar biasa. Apalagi aturan yang menjadi payung hukum mengenai wakaf sudah ada yakni dengan keluarnya UU No 41 tahun 2004 tentang Wakaf dan PP No.42 Tahun 2006 tentang Petunjuk Pelaksana UU No 41 Th 2004, berarti Pemerintah sangat mendorong dilakasanakannya pengelolaan wakaf untuk kesejahteraan umat, demikian arahan dan petunjuk yang disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Drs.H. Syamsul Bahri, MM sewaktu membuka secara resmi Acara Orientasi Pengelola Wakaf Produktif Se-Kota Padang, Senin tanggal 28 Juni 2010 yang bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Padang. Kegiatan yang dilaksanakan selama 1 hari tersebut diikuti oleh seluruh Kepala Kantor Urusan Agama se-Kota Padang, ditambah unsur Penghulu fungsional dan Nazhir Wakaf yang ada di Kota Padang dengan total peserta berjumlah 65 orang. Sedangkan yang bertindak sebagai narasumber pada kegiatan tersebut : Kakanmenag Kota Padang (Drs.H. Syamsul Bahri, MM), Kepala Cabang BNI Syariah Padang (Utep Triatna), Kepala BPN Kota Padang (Drs. Herman Lubis). Kegiatan orientasi tersebut dibiayai dengan dana DIPA Kantor Kementerian Agama Kota Padang tahun 2010. Lebih lanjut Kakanmenag Kota Padang Drs.H. Syamsul Bahri, MM menjelaskan bahwa paradigma wakaf sekarang harus lebih mengarah kepada pengelolaan wakaf produktif dan tidak lagi terbatas pada pola-pola tradisional dan konsumtif seperti: wakaf tanah, mesjid, mushalla dan kuburan, serta untuk sosial lainnya, akan tetapi wakaf itu bisa berbentuk uang tunai yang diinvestasikan melalui Bank Syariah dan hasilnya digunakan untuk kemashalahatan umat, misalnya membantu modal usaha fakir miskin, pinjaman bergulir dan lain sebagainya. Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah agar terciptanya pemahaman yang komprehensif dari masyarakat dan tentunya aparatur Kementerian Agama tentang paradigma wakaf modern, serta berupaya untuk memberikan sosialisasi secara berkisanambungan kepada masyarakat akan arti penting wakaf. Ketua Panitia Orientasi Thomas Febria, MA yang juga Penyelenggara Zakat Wakaf Kanmeanag Kota Padang sangat berbahagia atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan sukses. Antusias peserta mengikuti orientasi sangat tinggi terbukti dari diskusi yang sangat alot dengan narasumber. Selain itu sasaran yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah agar terbentuk nantinya sebuah wadah yang diprakarsai oleh masyarakat dan difasilitasi oleh pemerintah yang mengurus tentang wakaf. Pada akhir acara peserta membuat komitmen bersama untuk memprakarsai dibentuknya Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Padang. (T.F)

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW