Logo
JANGAN REMEHKAN HUMAS - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

JANGAN REMEHKAN HUMAS

Admin Sumbar Selasa 18, Juni 2013 | 08:45:37 wib

Pasaman, humas - Wisma Andriani yang terletak di jalan Prof.DR.Hamka Lubuk Sikaping semula tampak sunyi dari tamu, pagi itu Jumat (14/6) seketika menjadi ramai. Terlihat satu persatu tamu datang dengan menenteng tas memasuki lobi wisma dan langsung mendaftarkan diri kepada panitia yang sudah duduk manis menunggu kedatangan peserta. Ternyata kedatangan para tamu tersebut untuk memenuhi surat pemanggilan dari Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Pasaman sebagai peserta pembinaan administrasi kehumasan yang diselenggarakan oleh sub bagian tata usaha. Dari informasi yang diterima PAB dari Ketua panitia M.Yusuf Aunur Sabri, SH membenarkan adanya kegiatan pembinaan tersebut berlangsung, yang dilatar belakangi dengan betapa pentingnya peran dan fungsi humas pada setiap satuan kerja yang ada di lingkungan Kantor Kementerian Agama kabupaten Pasaman. Maka dari itu panitia memanggil sebanyak 30 orang sebagai peserta yang terdiri dari 12 Kepala KUA, 9 waka humas ataupun staf tata usaha madrasah negeri mulai tingkat Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah dan 9 orang staf dari setiap seksi yang ada di Kankemenag. Sekitar pukul 10.30 WIB, sebuah mobil Innova berwarna silver ber plat merah BA 33 D perlahan memasuki halaman wisma. Beberapa saat kemudian, tampak pria energik berpenampilan rapi mengenakan kopiah turun dari mobil tersebut yang tidak lain adalah Kepala Kankemenag kab.Pasaman Drs.H.Marjanis, M.Pd dan langsung berjalan memasuki aula wisma yang telah dipersiapkan sebagai tempat acara dan ternyata di dalamnya telah menuggu Kepala Sub bagian Tata Usaha Khaiful beberapa panitia dan peserta. Kedatangan beliau pada hari itu adalah untuk membuka secara resmi kegiatan pembinaan administrasi kehumasan. Dalam arahannya di pembukaan pembinaan tersebut, H. Marjanis menggambarkan pada zaman kini sebuah informasi sangat berarti dan dibutuhkan bagi setiap manusia, disebabkan informasi dapat memberikan input yang berharga bagi yang membutuhkan, dan bahkan sudah menjadi hak untuk mendapatkannya. Sebuah instansi pemerintahan, lembaga, institusi maupun perusahaan penting baginya memiliki wadah sebagai pusat pelayanan informasi yakni kehumasan atau lebih tren disebut publik relation. Kehumasan menjadi begitu penting dan berguna bagi sebuah instansi salahsatunya dalam hal memberikan pelayanan prima kepada publik. Masyarakat akan mudah mendapatkan sebuah informasi, data yang dibutuhkannya dengan segera, juga melalui humas pula instansi akan terkemas baik dan berpenampilan positif di mata publik.Dari itu, jangan pernah menganggap remeh keberadaan humas ataupun publik relation yang difungsikan disebuah instansi, sebab tugas dan peranannya begitu bernilai terutama bagi instansi itu sendiri, ujarnya. Menurutnya, di Kemenag sendiri sangat membutuhkan kehumasan yang dianggap berfungsi penting dalam memberikan penerangan pada masyarakat secara jelas dan tepat. Munculnya anggapan maupun opini miring yang berdampak tercorengnya nama instansi kegamaan di pandangan publik dapat dijawab secara tepat oleh humas dengan memberikan penjelasan-penjelasan sesuai fakta. Lebih lanjut, Marjanis juga mengemukakan lebih dalam tentang peranan dan fungsi kehumasan khususnya untuk Kemenag di ranah Pasaman ini. Untuk memberikan penerangan maupun menyajikan suatu informasi kepada publik humas harus memiliki kemampuan SDM yang mempuni, seperti halnya mampu berkomunikasi secara baik, beretika, cakap dalam bertindak, memiliki pemikiran dan ide yang cerdas dan bersifat inovatif, juga mampu membaca karakter dan situasi sehingga lembaga sendiri dapat terekspos baik di tengah-tengah masyarakat. Kembali informasi dari Ketua panitia, acara pembinaan administrasi kehumasan berlangsung selama tiga hari dari tanggal 14 sampai 16 Juni di wisma Andriani dengan menghadirkan pemateri yang berkompeten diantaranya Kepala Subbag Tata Usaha Khaiful dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ahmad Negara Dhalimunte, S.IP. ditambah lagi untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan pengalaman yang berkenaan dengan persoalan kehumasan, serta meningkatkan mutu kerja kehumasan pada seluruh satuan kerja di lingkungan Kankemenag, panitia mendatangkan Kepala bagian Humas Setda Pasaman Budhi Hermawan, SH sebagai nara sumber. Antusias dan animo peserta cukup tinggi mengikuti kegiatan pembinaan ini, terbukti dengan terpenuhinya kuota peserta dan aktifnya peserta dalam menanggapi materi-materi yang disajikan nara sumber dengan melotarkan beberapa pertanyaan yang terkait, tambah Yusuf. Sementara pada kesempatan itu juga, Budhi Hermawan memaparkan materinya tentang peranan humas dalam menjalin hubungan dengan media massa. Beliau mengulas tuntas bahwa humas tidak akan terlepas dari insan pers yang didaulat sebagai penyampai berita ke tengah masyarakat melalui tulisan. Humas harus mampu menjalin hubungan baik dan dapat memberikan informasi-informasi yang seharusnya diketahui publik. Jangan ada kesan humas menutupi informasi bersifat umum kepada para awak media, apalagi saat ini telah diterbitkannya Undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik. Dicontohkannya di Pemda Pasaman persoalan keuangan saja dipublikasikan secara terang di media massa. Humas harus dapat merangkul para awak media sehingga dapat memunculkan kesan yang positif dengan tetap berada dalam batasan yang telah digariskan. Sejalan dengan itu juga, Kabag Humas itu mengatakan sebagai langkah untuk mematangkan ilmu dan meningkatkan SDM perangkat humas serta adanya jalinan koordinasi yang baik antar humas di instansi pemerintah daerah, lembaga, institusi maupun instansi pemerintah vertikal, Pemerintah daerah Pasaman telah membentuk wadah yang disebut Bakohumas. Adanya Bakohumas tersebut, bisa menjadi wadah koordinasi yang potensial dalam melayani hak publik untuk mendapatkan sebuah informasi yang akurat, harapnya. (@bie-ys)

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW