Logo
Polres Payakumbuh Gelar Penyuluhan di MTsN 4 Liko - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Polres Payakumbuh Gelar Penyuluhan di MTsN 4 Liko

MTsN Gadut Bunga Setangkai Selasa 25, April 2017 | 21:53:11 wib

Limapuluhkota, (Inmas) - Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Payakumbuh melakukan penyuluhan kenakalan remaja di MTsN 4 Lima Puluh Kota (Liko), Selasa ( 25/4). Penyuluhan yang bertempat di lapangan depan kantor madrasah ini,  diikuti oleh seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX serta majelis guru beserta karyawan/ti MTsN 4 Liko.

Acara penyuluhan ini dibuka oleh Kepala Madrasah melalu Ka Ur TU MTsN 4 Liko, Zamzami Kimin. Dalam arahannya, Zamzami menyampaikan akan pentingnya kegiatan ini, terutama bagi para siswa MTsN 4 liko yang sudah beranjak remaja dan mengalami masa transisi yang mengakibatkan perobahan cara berpikir dan bertindak. Masa di mana sangat dibutuhkan suatu pembinaan dan arahan agar perilaku mereka tidak menyimpang dari norma-norma yang berlaku dalam masyarakat terutama aturan perundang- undangan di negara Indonesia.

Dalam arahannya, kapolres payakumbuh, AKBP Kuswoto melalui KBO Binmas, Iptu Afdamul Karim menjelaskan bahwa kegiatan ini    sangat membantu memberikan penyuluhan kepada masyarakat maupun kepada lembaga pendidikan, mulai dari tingkat TK, SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/ MA.  

Kegiatan ini difasilitasi mobil Sat Bimas Polres Payakumbuh yang dilengkapi dengan peralatan yang lengkap, seperti soudsystem, monitor, kursi, microfon, dan genset sebagai antisipasi jika terjadi pemadaman listrik. Sebagaimana diketahui, untuk Sumatera Barat, hanya 4 Polres yang memiliki mobil ini, yakni Polres Solok, Damasraya, Bukittinggi, dan Polres Payakumbuh, dengan anggaran biaya 1,4 Miliyar.

“ Dengan adanya fasilitas ini kita berharap mampu membina masyarakat melalui pnyuluhan-penyuluhan yang berhubungan dengan keamanan dan ketertiban dalam masyarakat. Banyak kita lihat suatu pelanggaran-pelanggaran yang bagi masyarakat menjadi hal yang biasa, terutama bagi remaja yang sedang berkembang. Peran agama yang sudah mulai ditinggalkan, sehingga banyak kenakalan-kenakalan yang mereka lakukan kemudian membawa akibat fatal, bukan hanya berakibat pada diri mereka sendiri, akan tetapi juga berakibat terhadap keluarga, dan masyarakat. Makanya peran penting agama sangatlah dibutuhkan dalam hal ini, terutama dalam keluarga. Untuk itu kekuatan suatu agama janganlah dilecehkan”, papar Afdamul ketika diwawancara di sela-sela kegiatan.

Arahan juga diberikan oleh Kanit Bintibmas, Ipda Endrizal, yang mengupas tentang “Peran Generasi Muda dalam Mengatasi Kenakalan Remaja”. Lelaki humoris ini memaparkan bahwa bentuk kenakalan remaja itu ada beberapa bentuk, yakini pelanggaran lalu lintas, pergaulan bebas, narkoba, dan tawuran pelajar.

Lebih lanjut lelaki ramah ini menjelaskan bahwa pelanggaran lalu lintas merupakan salah satu bentuk kenakalan remaja yang harus dihindari. Banyaknya kasus kecelakan, banyak dialami oleh remaja. “ remaja harus mengetahui dan memahami peraturan berlalu lintas”, tegasnya dihadapan para siswa.

Mengenai narkoba, para remaja juga dihimbau untuk menjauhi benda terlarang tersebut. Remaja yang menggunakan narkoba otomatis sulit membentuk masa depan yang gemilang. Banyak kasus narkoba di Indonesia yang menyebabkan pemakainya meninggal.

Antusias siswa makin terlihat, ketika Endrizal mengupas tentang permasalahan pergaulan bebas dan tawuran. Untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi tersebut, ditayangkanlah gambar-gambar akbibat dari dua perbuatan itu. Tentunya dengan harapan timbulnya kesadaran siswa untuk tidak melakukan kenakalan remaja.

Endrizal menghimbau kepada para siswa agar mempersiapkan masa depan sebaik mungkin, jauhi kenakalan remaja. “ perteballah iman dalam diri kita, agar mampu menghadapi godaan yang akan menjerumuskan diri kita pada dosa”, ajak Endrizal dengan tegas.  ( Femel|Ef)

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW