Logo
KELUARGA BESAR KANTOR KEMENAG PAYAKUMBUH BERDUKA - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

KELUARGA BESAR KANTOR KEMENAG PAYAKUMBUH BERDUKA

Admin Sumbar Kamis 07, April 2011 | 11:00:00 wib

Payakumbuh, April 2011 Keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh berduka atas wafatnya Bpk. H. Djanewar Dt. Jono Katik ayahanda Drs. H. Bustari. MM, Kakankemenag Kota Payakumbuh. Bpk. H. Djanewar Dt. Jono Katik meninggal di rumah sakit Islam Siti Rahmah Padang pada hari Senin tanggal 4 April 2011 pukul 11.00 WIB , setelah beberapa hari sebelumnya dirawat rumah sakit di RSUD Muaro Labuah Solok Selatan. Jenazah dibawa ke kampung halamannya, berangkat dari Padang pukul 13.00 WIB dan sampai di rumah duka Jorong Bandar Gadang Kenagarian Sako Utara Pasir Talang Kec. Sungai Pagu Kab. Solok Selatan pukul 17.00 WIB dan jenazah dikebumikan pada hari selasa tanggal 5 April 2011. H. Djanewar meninggal dunia pada usia 75 tahun dengan meninggalkan seorang istri Hj. Rasyidah Irany dan enam orang anak, Drs. H. Bustari Jandras MM, Bahrum Jandras, Amri Jandras S.Ag, S.Pd, Rahmi Jandras S.Ag, Sabri Jandras, Ilhaminuri S.Pd.I serta 12 orang cucu, Kepergian beliau sangat mengejutkan keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh, karena hanya beberapa hari sejak dikabarkan beliau sakit, tiba-tiba dapat khabar beliau telah pergi untuk selamanya. “Masih segar dalam ingatan kita bersama saat bulan Februari rombongan dari Kankemenag Kota Payakumbuh datang ke Solsel dalam kunjungan balasan, ayahanda H. Djanewar menjadi imam pada shalat subuh waktu itu dan bercengkrama dengan rombongan dari Kantor Kemenag Kota Payakumbuh” demikian diungkapkan Zamris S.Pd.I Kasubag TU Kankemenag Kota Payakumbuh. Almarhum H. Djanewar Dt. Jono Katik adalah tokoh masyarakat yang dikagumi, keberhasilan beliau mendidik anak-anak patut diacungkan jempol. Akfitas beliau sebagai pensiunan guru, ketua IPHI dan ketua kelompok majelis taklim membuat sosok beliau menjadi panutan bagi masyarakat, apalagi beliau berhasil mendidik anak beliau Drs. H. Bustari MM menjadi seorang Kepala Kantor Kementerian Agama. Jenazah H. Djanewar lansung diselenggarakan oleh anak-anak beliau serta Kepala KUA dan Kasi-kasi di jajaran Kankemenag Kota Payakumbuh dan diimami oleh anak almarhum Drs. H. Bustari MM Kepala Kankemenag Kota Payakumbuh. Pada saat jenazah H. Djanewar dikebumikan hadir Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Drs. H. Darwas, Walikota Payakumbuh, Rektor IAIN Imam Bonjol Padang, Kepala Kankemenag se Sumatera Barat, Keluarga Besar Kantor Kemenag Kota Payakumbuh dan masyarakat sekitar. Drs. H. Darwas Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat melepas kepergian Ayahanda H. Djanewar Dt. Jono Katik ke tempat peristirahatan terakhir. Dalam sambutannya Kakanwil meminta pihak keluarga untuk selalu sabar terhadap ujian yang diberikan oleh Allah, karena kita semua juga akan menghadapNya, dan kita harus siap setiap saat karena tidak ada yang tahu kapan kita akan dipanggil oleh Allah SWT. Sebelumnya dari pihak keluarga Drs. H. Bustari MM sambil terisak-isak menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak atas kesalahan almarhum selama hidup ayahanda H. Djanewar karena beliau banyak bergaul di tengah-tengah masyarakat, sekaligus menyampaikan terima kasih sepada semua pihak yang telah hadir dalam prosesi pemakaman orang tua beliau tersebut yang telah datang dari seluruh penjuru Sumatera Barat, semoga bernilai ibadah di sisi Allah SWT, Amiin ( Irfan Junaidi. MA ).

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW