Logo
Ponpes Mu’alimin Kekurangan Lokal - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Ponpes Mu’alimin Kekurangan Lokal

Admin Sumbar Senin 29, Juli 2013 | 16:15:08 wib

Agam, Humas - Sebanyak 390 orang santri Pondok Pesantren Mu’alaimin Sawah Dangka Kecamatan Tilatang Kamang, kembali diserahkan pada orang tua mereka setelah mengikuti Proses Belajar Mengajar (PBM) Ramadhan berlangsung selama kurang lebih 20 hari. Santri berasal dari Kabupaten/kota se Sumatera Barat juga banyak diminati daerah Riau, Jambi, Bengkulu, Medan dan Jakarta, sekitar 40% dari jumlah santri. Kepala Madrasah Aliyah Yasri Ilyas, Lc mengatakan, ponpes yang lebih menitik beratkan pada penghapalan Al Qur’an (Tkhfizd) dan Bahasa Arab, saat ini kekurangan ruang belajar. Menepis kelancaran PBM, santri baru masih memanfaatkan ruang Masjid dikompek ponpes sebagai ruang belajar. Ruang belajar yang saat ini tersedia 10 lokal semestinya 16 lokal, tidak mengkendorkan kedua belah pihak baik santri maupun tenaga pendidik. Hal tersebut terbukti dengan Mu’alimin sampai saat ini hasilkan para Takhfizd/takhfizdah 20 juz keatas 5 orang, 10 juz kurang lebih 20 orang, ujar yasri Ilyas Bangga. Kepala kantor kementerian agama Drs. H. Asra Faber, MM dalam sambutannya mengatakan, bantuan orang tua untuk mendo’akan anaknya yang sudah diserahkan pada pondok sangat diharapkan, optimis anak yang dipercayakan pada pondok akan menghasilkan generasi Qur’ani, jujur serta mampu memperbaiki keadaan era saat ini. Bukti keseriusan santri pondok juga dilakukan uji hafalan oleh kakankemenag, sekaligus memberikan reward pada tiga terbaik untuk tingkat MTs dan MA. Orang tua yang telah menjatuhkan pilihan, disamping keinginan anaknya untuk masuk pondok pesantren, satu keuntungan lebih besar dibanding rumah mewah. Santri pondok tidak perlu cemas dengan istilah moderen “tamatan madrasah/pondok hanya tukang do’a atau tukang ceramah”, malah tamatan pondok/madrasah sudah banyak melanjutkan pendidikan pada Perguruan Tinggi Umum dan keluar Negeri pada Perguruan Tinggi Agama ternama, jelas Asra. (syf)

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW