Logo
Jangan Bocor Soal Ujian - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Jangan Bocor Soal Ujian

Admin Sumbar Selasa 01, Maret 2011 | 12:00:00 wib

Padang, Humas Kakanwil Kemenag Sumbar Drs.H. Darwas, ingatkan panitia pelaksana Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) tahun 2010/2011, menghindari kebocoran soal ujian. Karena, kalau sempat bocor resikonya merugikan peserta ujian dan lembaga Kementrian Agama di Sumbar dimata nasional. Kelak akan memalukan institusi tempat kita bekerja. Untuk itu perlu ketelitian dan kehati-hatian dalam melaksanakan tugas di kabupaten/kota. Koordinasi dan kerjasama harus dijalin secara maksimal dengan panitia daerah. Tahun ini menurutnya, siswa yang yang akan ujian akhir sebanyak 29.208 orang, terdiri dari tingkat Madrasah Aliyah (MA) 7.294, Madrasah Tsanawiyah (MTs) 19.811 orang serta Madrasah Ibtidaiyah (MI) 2.103 orang. Peserta itu harus diselamatkan dengan mengupayakan peningkatan dan pengamanan dalam mendistribusikan lembaran soal ujian. Pernyataan tersebut dikemukakan Darwas didampingi Kabid Mapenda, H. Maswar, MA, ketika memimpin rapat pemantapan petugas panitia pendistribusian lembar soal ujian dan tim monitoring & evaluasi (monev), Selasa (1/3) di aula kantor setempat. “”Tahun pelajaran 2009/2010 kita terbilang sukses menjalankan tugas pendistribusian soal dan monev. Kesukesan tersebut harus menjadi pedoman untuk pelaksanaan tahun ini dan dimasa datang. Kata kuncinya, terletak dari keikhlasan dan telah terbinanya kerjasama yang erat antar petugas dari Kanwil dengan Kamenag Kabupaten/Kota,’’katanya. Khusus untuk pelaksanaan UAMBN secara tekhnis, menurut Kabid Mapenda Maswar kendati ujian sudah akan digelar antara tanggal 7 s/d 9 Maret 2011, pihak panitia yang dipercaya, sudah harus mengantarkan soal ujian ke daerah mulai tanggal 5 s/d 6 Maret 2011. Sementara untuk MTs yang pesertanya 19.811 baru akan dilaksanakan (14 s/d 16) tim sudah harus mengantarkan soalnya tanggal (12 s/d 13). Menurut petunjuk yang diberikan oleh Direktorat Pendidikan Islam Kemenag RI, sambung Maswar, pelaksanaan UAMBN ini sudah harus tuntas sebelum pelaksanaan Ujian Nasional (UN) April 2011. Hal ini harus kita laksanakan dan diikuti berdasarkan aturan yang ada. Untuk mencapai dan merealisasikan masalah tersebut, langkah strategisnya adalah mendistribusikan soal secara benar dan menjaga kerahasiaan serta menghindari bocornya setiap lembar ujian tersebut. “’Ketelitian dan keseriusan segenap panitia harus menjadi standar utama dalam menjalankan tugas tersebut,’’kata Maswar. (Nal) H. Darwas

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW