Logo
KKG PAI Kota Payakumbuh Raih Prestasi Nasional - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

KKG PAI Kota Payakumbuh Raih Prestasi Nasional

Admin Sumbar Senin 02, Januari 2012 | 12:00:00 wib

Payakumbuh, Humas Kakan. Kemenag Kota Payakumbuh H. Bustari, kelompok kerja guru pendidikan agama Islam Sekolah Dasar (KKG-PAI SD) Zamnina bersama Syahnidar, diundang Menteri Agama RI Suryadharma Ali mengikuti pada upacara Hari Amal Bakti (HAB) ke-66 di Lapangan Banteng Jakarta, Selasa (3/1). “”Kami diundang oleh Menag SDA hadir dalam upacara tersebut. Sekaligus menerima piagam setelah mendapatkan prestasi bidang pendidikan agama Islam di sekolah umum. Hanya KKG-PAI kita asal Payakumbuh yang berhak mewakili Propinsi Sumbar tahun ini. Prestasi ini sangat luar biasa,’’sebut Bustari Senin (2/1) di Jakarta. Penyerahan piagam tersebut, tambah Bustari, dilaksanakan malam harinya bertepatan dengan malam resepsi peringatan HAB di Hotel Borobudur Jakarta. Semua undangan kalangan yang berprestasi di bidang tugas pelayanan bidang ke-agamaan akan hadir malam itu. Khusus untuk Kota Payakumbuh, pemerintah sepertinya sengaja mengundang kita dalam konteks prestasi nasional berkaitan dengan kepeduliaan terhadap pembinaan pendidikan agama Islam di Kota Payakumbuh. “’Masalah pendidikan keagamaan di Kota Payakumbuh yang kita terapkan selama ini, tidak terlepas dari perhatian Wako Joserizal Zain dan Kakanwil Kemenag Sumbar H. Ismail Usman. Prestasi itu pula ulas Kakan. Kemenag,kendati telah dibangun cukup lama sepertinya kita tidak terlalu cepat puas. Dan bukan pula sebuah kebanggaan yang harus dipamer tanpa nilai akan tetapi sebuah amanah dan perlu disyukuri. Karena prestasi itu tidak dapat begitu saja. Perlu perjuangan dan dukungan semua pihak. Setelah prestasi itu didapat. Tugas kita ke depan mengaplikasikan setiap prestasi itu bagi setiap anak didik di sekolah/madrasah. “Kita sadar. Kalau pendidikan agama saat ini memang memerlukan perhatian serius. Karena, pembangunan bangsa ke depan khususnya untuk generasi muda, agama dan moral harus berada pada peringkat satu. Sangat banyak peroalan bangsa ke depan dihadapkan dengan era globalisasi dan kemajuan tekhnologi dan informasi saat ini. Untuk menata dan menghadapi era tersebut, kata kuncinya terletak dari penerapan sistem pendidikan yang terukur dan berstandar nasional. Termasuk juga tenaga pendidiknya harus pula memenuhi target yang memuaskan, sejalan dengan prestasi puncak bertepatan dengan usia Kemenag RI yang sudah 66 tahun. Mudah-mudahan prestasi itu bisa beraplikasi bagi kemaslahatan umat ke depan,’’kata Bustari. (afrinal) Tek foto H. Bustari

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW