Logo
259 CPNS Kementerian Agama di Sumbar Terima SK Dari Kakanwil - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

259 CPNS Kementerian Agama di Sumbar Terima SK Dari Kakanwil

Admin Sumbar Sabtu 19, Juni 2010 | 11:00:00 wib

Padang. Jumat 19 Juni 2010, suasana siang di Kanwil Kemenag Sumbar, Jln Kuni No 79 B Padang berubah jadi lebih ramai. Banyak orang-orang berpakaian stelan putih dan hitam hadir di sekitar halaman Kanwil. Beberapa waktu kemudian terdengar pengumuman bahwa seluruh mereka diminta masuk ke Aula I yang berada di atas Bidang Mapenda-Pekapontren untuk mengikuti acara penyerahan SK CPNS. Kakanwil Kementerian Agama Propinsi Sumatera Barat, Drs. H. Darwas kembali secara langsung menyerahkan SK kepada 259 0rang calon pegawai negeri sipil (CPNS). Formasi yang diisi dalam pengangkatan ini terdiri dari 83 orang berasal dari pelamar umum tahun 2009 dan 176 orang berasal dari database tenaga honorer formasi 2006, 2007, 2008 dan 2009. Kakanwil, yang didampingi oleh Kabag TU Drs. H. Salman MM dan Kasubbag Ortala Kepegawaian H. Hendri S.Ag kembali menekankan bahwa pengangkatan CPNS ini murni sesuai prosedur . Tidak ada oknum yang boleh mengklaim telah berperan sebagai yang berjasa menolong para pelamar atau tenaga honorer sehingga SK mereka dapat keluar. Saudara-saudara semua menerima SK ini karena telah memenuhi persyaratan. Walaupun yang berasal dari tenaga honorer ada yang lebih lambat dari yang lainnya tetapi itu hanya persoalan teknis administrasi, karena melengkapi syarat-syarat dan adanya perbaikan-perbaikan pada berkas semata, pada akhirnya dengan kesabaran menunggu SK saudara dapat saudara terima. Hal ini sudah sering diingatkan oleh Kakanwil dalam setiap pengarahannya pada setiap kali penyerahan SK CPNS di Kanwil Kemenag Sumbar. Drs. H. Darwas juga kembali menekankan bahwa jika ada juga yang sudah terlanjur memberikan uang kepada oknum tertentu itu artinya sudah dibodohi. Sebab jauh-jauh hari Kakanwil sudah mengambil langkah untuk mengantisipasi agar jangan ada pihak-pihak tertentu mengklaim seperti itu, mengambil kesempatan atas ketidak tahuan orang lain. Maka Kakanwil memerintahkan agar mengumumkan penerimaan SKtersebut sehari sebelum penyerahan. Dan tidak ada pihak lain yang bukan pejabat dan pengolah SK yang tahu daftar nama-nama CPNS yang akan keluar tersebut. Dengan demikian tidak ada kesempatan bagi oknum yang berniat tidak baik untuk memanfaatkan peluang, setelah tahu daftar nama yang akan keluar, lalu menghubungi orang yang bersangkutan untuk minta uang dengan alasan setelah uang diserahkan pasti nama yang bersangkutan memperoleh SKCPNSnya. Padahal nama tersebut sudah ada dan SKnya sudah ditandatangani Kakanwil. Orang yang meminta uang dan menjanjikan bisa mengusahakan SK tersebut sama sekali tidak punya peran apa-apa dalam hal ini. Jelas perbuatannya itu sekedar memperalat keadaan orang lain yang belum tahu SKnya telah keluar, dan itu semata untuk keuntungan pribadinya. Saya berharap tidak ada kejadian seperti itu pada saudara-saudara semua. Saya ingin saudara-saudara memulai memasuki dunia pegawai negeri ini dengan cara yang halal. Jika masuk dengan cara yang tidak benar, saya tidak dapat bayangkan berapa banyak beban dosa yang harus saudara-saudara tanggung nantinya, tegas Drs. H. Darwas. Kemudian Kakanwil juga mengingatkan dalan nasehatnya, agar seluruh CPNS yang hingga saat ini belum PNS sepenuhnya selalu meningkatkan kinerja dan prestasi. Ia juga menekankan semua PNS yang beragama Islam agar selalu menunaikan shalat lima waktu, jangan sekali-kali meninggalkan shalat. Perbanyak bersyukur kepada Allah SWT. Ingatlah, tidak banyak orang yang dapat diterima jadi PNS. Apalagi bagi mereka yang diterima melalui database tenaga honorer, dapat SK tanpa tes penyaringan calon CPNS. Mungkin jika saudara-saudara ini mengikuti ujian penyaringan penerimaan pegawai, bisa jadi tak satupun yang lulus. Saya saja, sebagai Kakanwil setelah melihat soal-soal ujian tersebut jika ikut ujian lagi rasanya mungkin juga belum tentu lulus, sebab soalnya itu termasuk sulit-sulit. Apalgi ada di antara saudara-saudara yang sudah berumur lebih dari 35 tahun, sehingga tidak dapat lagi ikut tes penyaringan. Oleh sebab itu bersyukurlah saudara-saudara masuk PNS tanpa ujian, hanya dengan melengkapi bahan karena telah jadi tenaga honorer, dan dengan kesabaran menunggu proses, akhirnya SK saudara-saudara keluar juga, tegas Drs. H. Darwas. Para CPNS menyimak dengan khitmad apa yang ditegaskan Kakanwil. Banyak mereka yang secara spontan menganggukkan kepala menyadari apa yang diuraikan Kakanwil tersebut. Selamat bertugas. (Amri, bahan:Ade,Getri)

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW