Logo
Kafilah Mufakat Nasional Siap Bertarung - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Kafilah Mufakat Nasional Siap Bertarung

Admin Sumbar Kamis 14, Juli 2011 | 11:00:00 wib

Padang, HUMAS Kafilah asal Propinsi Sumbar yang akan bertarung di ajang Musabaqah Fahmi Kutubit Turats (MUFAKAT) atau lazimnya dikenal dengan Musabaqah Qiratil Kutub-Nasional (MQK-N) ke-IV yang akan digelar antara (19 s/d 24), Insya Allah, Sabtu (16/7) bertolak ke Mataram Propinsi Nusatenggara Barat (NTB). Tim yang berkekuatan 60 orang ini akan dilepas Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, di asrama embarkasi haji Padang. Keberangkatan para kafilah tersebut, sebut Kakanwil Kemenag Sumbar H. Darwas didampingi Kabid Pekapontren H. Haryadi, Z, memang diharapkan mampu mengharumkan nama Ranahminang di even nasional kal ini. Sebab secara substansi salah satu tujuan musabaqah adalah, untuk mendorong dan meningkatkan kecintaan para santri pada kitab-kitab rujukan berbahasa Arab (kutub at-turats), serta meningkatkan kemampuan santri dalam melakukan kajian dan pendalaman ilmu-ilmu agama Islam. Disitulah cirikhas dan spesifiknya Pondok Pesantren (Ponpes),sebagai cikal bakal lahirnya ulama saat ini dan masa datang. Kafilah-kafilah yang akan dikirim ke Mataram tahun ini betul-betul hasil seleksi yang ketat. Dan setiap ada kesempatan di daerah asalnya, Kamenag Kabupaten /Kota juga secara terus menerus memberikan pembinaan dan perhatian maksimal. Jadwal training centre (TC) setiap kafilah berdasarkan cabang yang akan dilombakan juga terus diuji. Selanjutnya, jadwal makan dan jenis makanan selalu pula bergizi serta jam istirahat yang teratur,sebut Haryadi. Berbicara masalah target perolehan medali untuk Mufakat Nasional di Ponpes Darunnadlatain Nahdlatul Wathan NTB, tambah Kabid Pekapontren yang juga pimpinan kontingen, secara keseluruhan karena untuk beberapa cabang, sepertinya kita akan mampu meraup medali emas. Cuma, cabang-cabang apa saja Haryadi sepertinya enggan merincinya. Nantilah ya, setelah di lapangan kita lihat. Yang pasti target kita secara keseluruhan berada pada posisi tiga besar. Dan juara umum untuk wilayah Sumatera. Tentuya kita juga berharap kepada Pemrov Sumbar, selain dukungan moril, bonus bagi kafilah yang meraih medali emas dan perak tetapi dipertimbangkan. Tahun-tahun sebelumnya hal yang sama juga telah kita terima, apalagi even ini jelas-jelas prestasi daerah di kancah nasional. Kata kunci lainnya sambung Haryadi, untuk mencapai pretasi yang akan dicapai tersebut, antara kafilah, official dengan pelatih harus mampu bekerjasama dan sama-sama bekerja menurut tugas dan fungsinya. Kalau ini sudah terjalin maksimal dan intens dalam komunikasi khususnya di lokasi perlombaan, ada harapan kita akan ditakuti propinsi lainnya di Indonesia. Kekompakan itu tidak hanya dalam perlombaan saja tetapi pada bidang bidang-bidang lainnya. Intinya kebersamaan adalah bagian yang terpenting dan tidak bisa dipisahkan dalam tim tersebut,sebut Haryadi optimis. (nal) Tek foto H. Haryadi, Z.

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW