Logo
Wirid KORPRI Kota Sawahlunto, Sirine Bukan Tanda Berbuka Puasa Dalam Islam - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Wirid KORPRI Kota Sawahlunto, Sirine Bukan Tanda Berbuka Puasa Dalam Islam

ZULFAHMI Selasa 23, Mei 2017 | 12:14:43 wib

Sawahlunto, (Inmas)--Kebiasaan membunyikan sirine sebagai tanda dimulainya ibadah termasuk berbuka puasa bagi umat islam dianggap tidak sesuai dengan syariat islam itu sendiri. Hal itu disampaikan Ustad Muhammad Ihsan, Lc saat memberikan tausiyah pada Wirid Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kota Sawahlunto di Masjid Agung Nurul Islam, Selasa (23/5).

“Pembunyian sirine tanda mulainya melaksanakan ibadah dalam islam bukanlah tuntunan agama, namun yang dianjurkan itu adalah azan termasuk tanda masuknya berbuka puasa", kata ustad tamatan S1 Mesir itu kepada ratusan ASN Pemerintah daerah dan vertikal termasuk Kemenag Kota Sawahlunto.

Berkenaan dengan menyongsong Bulan Suci Ramadhan 1438 H, Ustad menghimbau umat Islam meninggalkan kebiasaan sirine dan mensyiarkan azan sebagai tanda masuknya berbuka puasa maupun akhir makan waktu makan sahur.

Lebih lanjut Ustad M. Ihsan menegaskan, meskipun persoalan tersebut dianggap kecil bagi sebagian kaum muslimin namun tidak boleh disepelekan karena bisa jadi generasi mendatang membenarkan sirine bahkan membiasakan menjelang dimulainya ibadah padahal hal itu tidak ada dalil dan tidak pula ulama berselih pendapat.

“Letakkanlah agama itu pada sendinya, Insyaallah kita tidak akan berpecah belah diantara sesama umat islam", terang Ihsan.

Disamping itu, penceramah juga mengingatkan bahwa tujuan hidup manusia dimuka bumi ini bukan untuk mencari harta maupun jabatan melainkan beribadah kepada Allah SWT. Berkaitan dengan itu, Mubaligh M.Ihsan mengajak peserta wirid agar menunaikan ibadah berdasarkan Al-Quran dan Hadist.

“Ibadah adalah sesuatu yang diridhai Allah SWT dan untuk mengetahui ibadah kita lakukan itu diridhai-Nya ada dua kunci, yaitu sudakah dilakukan dengan penuh keikhlasan serta apakah sesuai dengan syariat islam,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Sawahlunto, H. Ismet,SH menjelaskan Wirid KORPRI bukan sekedar agenda rutin setiap bulan melainkan lebih dari itu yakni merajut silaturahmi diantara sesama ASN.

“Mudah-mudahan Wirid KORPRI memiliki dampak hubungan baik diantara sesama ASN baik atasan dengan bawahan maupun sebaliknya sehingga apa yang kita harapkan dalam bekerja dapat terwujud secara bersama,” ujar Wawako didampingi Kasubbag TU Kemenag Sawahlunto, Adrimas.

Selain permohonan maaf lahir batiin diungkapkan Wawako dalam rangka memasuki bulan puasa, pelaksaan wirid kali ini ditandai pula dengan saling berjabat tangan satu sama lain diantara sesama ASN. (f@hmi)|DW

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW