Logo
Pentas Seni dan Dakwah Semarakkan Tahun Baru Islam di Pariaman - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Pentas Seni dan Dakwah Semarakkan Tahun Baru Islam di Pariaman

Delsi Sofia, S. Pd. Jumat 22, September 2017 | 10:28:04 wib

Pariaman, Inmas--Menyambut  Tahun Baru Islam 1439  H,  Kemenag  Kota  Pariaman melaksanakan  pentas  seni dan dakwah  di  Pantai  Gandoriah, Kamis  (21/9) . Di panggung  kesenian yang  difasilitasi  Dinas  Pariwisata  Kota  Pariaman,  menampilkan  berbagai  kesenian dan  dakwah. 

Masing-masing  madrasah di  Kota   Pariaman,  menampilkan  aktraksi  seni  dan dakwah  dalam mensyiarkan  Islam. Diantanya, seni  hadrah, MSQ,  qasidah,  musikalisasi  dakwah,  mars  madrasah,  lagu-lagu  Islami,  sholawat  badar  dan lainnya.

MTsN 1  Kota  Pariaman,  menampilkan  mars madrasah yang  dibawakan group  drumband dan kesenian  yang  berjumlah  26  peserta. Juga  musikalisasi  puisi  yang semuanya  dibawakan  siswa  MTsN  1 Kota  Pariaman. Ada juga siswi  Nafizah  Husni, Vokalis hadrah  yang  pernah  juara  3  Hadrah  tinggkat  Sumatera  Barat, menyanyikan lagu  kembali ke surau.  Para  peserta  yang  banyak  mengikuti   dan menyaksikan  dari siswa- siswa  madrasah  se Kota  Pariaman, juga  guru begitu antusius  mendengarkan  kesenian  yang  bernafaskan  Islam.  

Kepala Kankemenag Kota  Pariaman, H. Muhammad  Nur, MA  dalam arahannya, menyampaikan tidak ada libur pada tahun baru Islam, anak madrasah  belajar  di  pantai  Gandoriah. Kegiatan hari  ini menjadi  talente di madrasah untuk  menyemarakkan tahun baru Islam 1439 H setiap 1  Muharram. 

"Momentum  tahun baru Islam,  mari  kita  jadikan   untuk merubah madrasah  yang  lebih baik. Kita  berharap  siswa  madrasah  memiliki kompetensi keulamaan, akademik,  kepribadian,  sosial  yang  dapat  dibanggakan  orangtua", katanya.

Kakankemenag  Kota  Pariaman   juga memberikan sumbangan peduli  Rohingya sebanyak  Rp. 12.700.00 yang diserahkan kepada Aliansi Peduli Rohingya Kota Pariaman sebagai upaya ikut serta  kepedulian  kita sebagai orang muslim.

Walikota  Pariaman,  H. Mukhlis  Rahman dalam  sambutannya  menyatakan pestas  seni   yang ditampilkan   dari anak madrasah  sangat  bagus  sekali, seiring dengan   tujuan pariwisata    yang  menjadikan  Kota  Pariaman  sebagai  Kota  Wisata   yang berbudaya  dan Islami.  Tahun Baru  Islam  dengan  menyambut  tahun baru  Islam kita  harus  peduli, terutama  kita  umat  Islam. 

Kota  Pariaman dalam  menyambut  malam tahun baru  Islam dengan pawai  Obor  dan  tabliq  akbar. Pariaman  Hoyak  Tabuik sebagai kalender  pariwisata setiap  bulan Muharram  dilaksanakan,   dari  tanggal 21 September  s/d 1  Oktober .

Walikota  Pariaman,  memberikan apresiasi  setinggi-tingginya   dan jajaran  Kemenag  Kota  Pariaman,  berharap  tahun depan lebih ditingkatkan lagi. Hendaknya   kita  rubah  penampilan   seperti hadrah  dengan bahasa  Pariaman,    syair  puisi    dengan  budaya Minangkabau  khususnya Pariaman,  "harapnya.

Juga  disampaikan  kepada  masyarakat  Kota  Pariaman, "mari kita ramaikan masjid   dan mushalla  dalam rangka  tahun baru Islam,   magrib  mengaji  dan Subuh Mubaraqah. Jangan dibiarkan masjid atau surau  yang megah dan bagus sebagai  tugu, yang  tidak ada kegiatan ibadah  dan magrib mengaji. Kita  berangsur-angsur  meramaikan masjid/mushalla supaya  mendapatkan berkah dari  Allah SWT.

Ribuan siswa madrasah, tumpah ruah berada di Pantai Gandoriah dalam pentas seni dan dakwah, juga  para  guru, pegawai,  Kepala Madrasah dan pejabat  struktural dan fungsional  Kemenag  Kota  Pariaman hadir dalam  pentas seni dan dakwah  yang dimulai  pagi hari jam 08.00 s/d  menjelang  waktu Zuhur.    (tasrif/Rina)

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW