Logo
25 Jamaah Sumbar Wafat, Tiga Masih dirawat di RS Arab Saudi - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

25 Jamaah Sumbar Wafat, Tiga Masih dirawat di RS Arab Saudi

adminrina Selasa 26, September 2017 | 16:11:51 wib

Padang, Inmas—Proses pemulangan Jamaah Haji Debarkasi Haji Padang telah usai. Dengan mendaratnya Kloter XVII (terakhir) tadi malam pukul 19.35 WIB di Bandara International Minangkabau (BIM) semua jamaah haji Debarkasi Padang telah tiba di Ranah Minang. Kegiatan pemulangan juga ditutup dengan rapat evaluasi, Selasa (26/9).

Tahun 2017 ini, Debarkasi Haji Padang telah memberangkatkan 6.337 jamaah terdiri jamaah Sumbar 4.629 orang, Bengkulu 1.628 orang dan petugas 80 orang. Sebanyak 6.309 orang telah kembali ke tanah air dengan selamat. Namun sampai hari ini, tiga jamaah haji debarkasi Padang masih berada di Tanah Suci karena sedang dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi.

Informasi tersebut dibenarkan Plt. Kepala Bidang PHU H. Syamsuir yang juga Sekretaris PPIH. “Alhamdulillah proses pemulangan jamaah haji telah berjalan dengan baik. Namun sampai kepulangan Kloter XVII (terakhir) tadi malam, 3 (tiga) jamaah haji kita masih dirawat di Arab Saudi. Insyaallah mereka akan dipulangkan ke tanah air bersamaan kloter lain ketika sudah diizinkan pihak rumah sakit Arab Saudi,”, terang Syamsuir kepada Wartawan.

“Dua jamaah yang masih tinggal di Arab Saudi berasal dari Bengkulu, atas nama Nasir Ahmad Kudir nomor manifes 27 kloter IV dan Zaitun Zaini Adam nomor manifes 377 juga dari kloter IV. Satu orang lagi jamaah haji Sumbar atas nama Maswi Sarap bin Sarap asal Kota Pariaman nomor manifes 381 kloter XV”, kata Samsuir menambahkan.

Dari 6.337 jamaah yang diberangkatkan tahun ini, lanjut H. Syamsuir, 25 orang diantaranya wafat di Tanah Suci. 16 orang jamaah haji Sumbar dan 9 (sembilan) jamaah haji Sumatera Barat. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 12 orang. H. Syamsuir berharap ke depan sosialisasi kesehatan jamaah haji lebih ditingkatkan sejak awal.

“Ke depan kita berharap kerjasama dengan tim kesehatan lebih ditingkat, terutama dalam mensosialisasikan pentingnya kesehatan sebelum berangkat ke tanah suci. Karena sebagian besar jamaah kita Resti (Beresiko Tinggi). Masyarakat harus memahami bahwa kesehatan itu sangat penting dalam menunaikan ibadah haji”, kata Syamsuir dengan penuh harap.

Ia juga menginformasikan, jamaah haji yang wafat sampai di tanah air sebanyak dua orang. Satu dari Bengkulu dan Satu lagi jamaah Sumbar yang meninggal kemaren, Senin (25/9) di RS. M. Jamil. Ali Marnis (67) Kloter 12 asal Tunggul Hitam Padang dirujuk ke M. Jamil ketika sampai di Asrama Haji, Selasa lalu dengn diagnosa Bronkopeneomoni dan hipertensi. RinaRisna

   

 

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW