Logo
Pemilihan Ketua OSIM MAN 1 Pasaman Dihadiri KPU dan Bawaslu - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Pemilihan Ketua OSIM MAN 1 Pasaman Dihadiri KPU dan Bawaslu

pasaman Kamis 05, Oktober 2017 | 13:54:34 wib

Pasaman (Inmas)--Pemilihan ketua OSIM MAN 1 Pasaman, kemarin (4/10) berlangsung istimewa, pasalnya dihadiri langsung Komisioner KPU dan Bawaslu Kabupaten Pasaman.

Kepala MAN 1 Pasaman Darwin didampingi humasnya Yulinasri menyampaikan apresiasi dan bahagia atas pelaksanaan pesta demokrasi di lingkungan kerjanya yang telah terlaksana dengan lancar dan hikmat.

Dikatakannya juga istimewanya lagi kegiatan pemilihan Ketua OSIM periode tahun 2017-2018 ini difasilitasi serta didukung KPUD dan Bawaslu kabupaten, bahkan sebelumnya Ketua KPUD Jajang Fadli telah memberikan pembinaan kepada para siswa madrasah ini.

Disebutnya pelaksanaan atau proses kegiatan ini pun mengacu kepada pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah dan Legislatif. Dan ini dinilai sarat dengan pendidikan khususnya tentang berdemokrasi kepada para peserta didik.

Darwin mengharapkan dengan adanya kegiatan pemilhan pengurus organisasi siswa yang didukung oleh KPUD dan Bawaslu Pasaman tersebut dapat memberikan pengajaran yang berharga kepada warga madrasah khususnya pelajar.

Kemudian ia mengharapkan juga siswa dapat memahmi dan mengetahui dengan benar makna dan proses serta tata cara berdemokrasi sesuai aturan yang ditetapkan.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman H. Abdel Haq, dimana ia menyatakan salud atas kegiatan pemilihan Ketua OSIM MAN 1 Pasaman yang bermuatan pendidikan berdemokrasi.

“Pemilihan Ketua OSIM itu sebagai miniatur Pemilu sesungguhnya”, ujarnya.

Diharapkan olehnya, siswa-siswi dapat belajar dari kegiatan itu sehingga mereka nantinya dapat memahami dengan benar tentang bagaimana proses pemilihan umum berjalan.

Sementara Jajang Fadli mengatakan, dalam jangka panjang diharapkan siswa MAN 1 Pasaman bisa ikut berpartisipasi sebagai petugas KPPS di kampung masing-masing saat Pemilu tahun 2019, berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 menetapkan syarat minimalnya usia 17 Tahun.

Humas madrasah mengabarkan pemilihan telah berjalan sesuai yang direncanakan dan seluruh warga madrasah mengikuti dan turut mengambil suara atas ketiga kandidat yang dipilih yakni Afdoli Sinaloan berpasangan dengan Risma Yulia, Sulhan Efendi berpasangan dengan Pujiono, terakhir Rahman berpasangan dengan Beni Saputra.

Setelah dilakukan penghitungan suara, maka diperoleh hasil pasangan Rahman dan Beni Saputra dinyatakan unggul dari dua kandidat lainnya. (yulinasri/abie78/Rina)

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW