Logo
Kesempatan Emas Curi Perhatian - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Kesempatan Emas Curi Perhatian

Rhama Eka Putra Selasa 10, Oktober 2017 | 13:15:55 wib

Banda Aceh, Inmas - Prak..prak..prak..Bunyi gendang Rapai khas Aceh yang dipukul Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin , menandakan secara resmi dibukanya Pentas  Keterampilan dan Seni Pendidikan  Agama Islam (Pentas PAI) Tingkat Nasional ke VIII  Tahun 2017.

Pembukaan Pentas PAI 2017 digelar di taman Shulthanah Shafiatuddin, Aceh, Senin (09/10) malam berlangsung meriah dengan penampilan tarian Peumulia Jamee, defile peserta dari 34 provinsi, dan pertunjukkan seni lainnya yang mengundang antusias ribuan masyarakat Aceh yang memadati area lokasi acara pembukaan sejak sore.

Dalam Sambutannya Lukman memaparkan tentang pentingnya pelaksanaan PAI dalam kehidupan keluarga dan bermasyarakat. Lukman Hakim mengatakan, Pentas PAI Tingkat Nasional tahun 2017 ini mengusung tema 'Merawat Keberagaman, Memantapkan Keberagamaan'. Tema ini sangat penting kita gelorakan, sebab pendidikan Islam bisa dikaitkan dengan karakteristik dengan Indonesia. Entitas keragaman dan keagamaan menjadi jati diri Indonesia.

Khususnya pada Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, para bupati dan walikota, seluruh DPRD dan DPR kabupaten/ Kota, dan seluruh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia. Dan tentu pada seluruh masyarakat Aceh yang telah memberikan dukungan dan bantuan hingga pentas PAI Nasional ke VIII tahun ini bisa diselenggarakan,” ujar Lukman Hakim dihadapan ribuan orang yang tumpah ruah di lokasi acara.

Sebelumnya Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf juga mengutarakan hal yang sama. Muslim merupakan mayoritas di Indonesia harus menjadi pelindung bagi yang minoritas dan ini memang ajaran yang telah dianut oleh Islam. "Islam adalah agama yang damai dan cinta kedamaian. Untuk itu saya mengucapkan terimakasih kepada Menteri Agama RI yang telah mempercayakan Aceh sebagai tuan rumah Event nasional ini" ujar Irwandi

Selepas Acara Pembukaan, Kakanwil Kemenag Sumbar H. Syamsuir didampingi Kabid Pakis H. Kardinal N, Ka.Kankemenag Kota Pariaman H. M Nur, dan Ka.Kankemenag Kota Solok H. Burhanudin Khatib menyampaikan kepada seluruh kontingen Sumbar untuk semangat dan fokus dalam menghadapi Pentas PAI. " Ini kesempatan emas buat kontingen di luar Jawa, khususnya Sumbar untuk dapat mencuri perhatian Indonesia akan prestasi kontingen PAI dalam berprestasi. Untuk itu anak-anak diharapkan jangan gugup, dan tetap fokus dalam menghadapi pertandingan" ujarnya. Kabid PAKIS H. Kardinal N juga memperkuat pernyataan Ka.Kanwil dengan menyampaikan agar setiap kontingen mulai menjalankan tugas dan fungsinya dalam pelaksanaan lomba agar tidak keteteran dalam menghadapi kompetisi. " Upayakan official yang terdiri dari pelatih dan pendamping untuk memfasilitasi peserta dalam menghadapi pertandingan. Jaga kesehatan dan berikan yang terbaik untuk Sumbar" ujarnya H. Kardinal menutup pertemuan selepas pembukaan.(rhama)

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW