Logo
Pendidikan Islam Butuh Support seluruh Elemen - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Pendidikan Islam Butuh Support seluruh Elemen

Rhama Eka Putra Kamis 12, Oktober 2017 | 22:39:22 wib

Banda Aceh, Inmas - Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan Islam, Kegiatan Pentas PAIS diisi dengan Seminar Nasional. Seminar yang bertajuk Ngopi Nusantara (Ngobrol Ngobrol Pendidikan Islam Nusantara) ini, bertempat di Aula Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Kamis, 12 Oktober 2017. Seminar nasional PENTAS PAI 2017 mengambil tema melalui pendidikan Agama Islam membangun peserta didik berkarakter menuju Aceh Carong, Beradab dan Berdaya Saing. Peserta seminar terdiri dari pendamping kontingen, guru PAI Banda Aceh dan Aceh Besar, Pengawas PAI yang berjumlah 400 orang. Peserta mengikuti serangkaian acara seminar yang berlangsung dari jam 8.00 wib sampai dengan jam 18.00 wib dengan penuh antusias dan semangat.

Seminar dibagi kepada empat sesi materi yaitu ; Pertama diisi oleh Ka.Kanwil Kementerian Agama Aceh H. Daud Pakeh dengan judul Manajemen Mutu Pendidikan Agama Islam menuju Aceh Carong. H. Daud Pakeh menjelaskan bahwa dalam mensukseskan program Gubernur Aceh H. Irwandi Yusuf yaitu Aceh Carong perlu kerjasama dari semua komponen termasuk guru dan pengawas PAI. Untuk itu diharapkan peran aktif seluruh elemen yang terkait dengan Pendidikan, baik di sektor Kementerian / Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama dapat berkoordinasi dengan baik dan lancar.

Pemateri kedua Drs. Anas M Adam, M.Pd yang merupakan Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Dasar Kemdikbud RI yg mengambil tema Orientasi dan Resolusi pendidikan Aceh menuju daya saing menjelaskan bahwa guru harus mampu meningkatkan harkat dan martabatnya dengan terus meningkatkan kompetensi diri sendiri agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Kemajuan teknologi membuat para guru harus mampu lebih up to date dalam memahami peserta didik dan memberikan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhannya.

Pemateri ketiga Anggota komisi V DPRA, DR. Marniati, M.Pd mengambil judul Pembinaan Kapasitas SDM PAI yang Berkarakter dan Carong menegaskan bahwa tekad dari setiap penganggaran dan program dari DPRA adalah untuk memajukan lembaga pendidikan dengan cara memperbaiki karakter peserta didik yang salah satunya melalui tangan guru dan pengawas PAI.

Terakhir di tutup dengan sesi yang disampaikan oleh Sekretaris Direktur Jendral Pendidikan Islam Prof. Dr. Isom Yusqi, MA dengan judul materi Penguatan Kelembagaan PAI berbasis Karakter yang menjanjikan bahwa di penganggaran 2018 akan mengadakan program Magister bagi guru PAI seperti yang diprogramkan untuk disen yaitu program 5000 Doktor. Isom juga mengatakan bahwa akan membersihkan birokrasi yang memberatkan bagi guru. Setiap sesi seminar didampingi moderator yaitu Dr. Murni, MPd, Fatimah Ibda, MSi, Yarmen Dinamika dan Dr. Sri Rahmi, MA.

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW