Logo
Tekan Angka Perceraian, Kemenag Padang Pariaman Adakan Bimwin - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Tekan Angka Perceraian, Kemenag Padang Pariaman Adakan Bimwin

Mudawar Kamis 26, Oktober 2017 | 11:50:49 wib

Padang Pariaman, (Inmas)--Guna memberikan bekal kepada usia nikah dan Calon Pengantin (Catin) tentang kehidupan rumah tangga, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Pariaman melaksanakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Angkatan I kepada 15 pasang Catin yang telah terdaftar di KUA Kecamatan se-Kabupaten Padang Pariaman.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari, 25-26 Oktober 2017 di Gedung Pertemuan FKUB Padang Pariaman, Jl. Raya Padang - Bukittinggi, KM 44, Kiambang, Nagari Lubuk Pandan, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman. Narasumber kegiatan ini Kepala Kankemenag Kabupaten Padang Pariaman, H. Helmi,, Kasi Bimas Islam, Epi Mayardi dan Fasilitator Bimbingan Perkawinan Provinsi Sumatera Barat, Zulfikar, serta tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman, Eva Trisna Murni.

"Perkawinan menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan adalah ikatan lahir bathin antara seorang pria dengan seorang wanita untuk membentuk sebuah keluarga yang bahagia. Bimbingan perkawinan untuk mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah", ungkap H. Helmi, saat pembukaan, Rabu (2510).

Menurutnya, Bimwin merupakan hal yang sangat penting dan bersifat vital sebagai bekal bagi kedua calon pasangan untuk memahami secara subtansial seluk beluk kehidupan keluarga rumah tangga.

"Jika kita lihat di Indonesia angka perceraian rata-rata secara nasional lebih kurang 200 ribu pasang per tahun atau sekitar 10 persen dari peristiwa pernikahan yang terjadi setiap tahun, maka bimbingan perkawinan merupakan salah satu solusi dan kebutuhan bagi masyarakat untuk mengurangi terjadinya krisis perkawinan yang berakhir pada perceraian", terangnya.

Lebih jauh H. Helmi memaparkan, terjadinya peningkatan angka perselisihan, perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga yang salah satunya disebabkan oleh rendahnya pengetahuan dan pemahaman calon pengantin tentang kehidupan rumah tangga.

"Untuk itu, Kankemenag Kabupaten Padang Pariaman memandang perlu melaksanakan kegiatan bimbingan perkawinan bagi calon pengantin", tambahnya.

Ditempat yang sama, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimais) Kankemenag Kabupaten Padang Pariaman, Epi Mayardi mengatakan, kegiatan Bimwin juga bertujuan untuk mewujudkan program pemerintah dalam rangka pembinaan gerakan keluarga sakinah di Kabupaten Padang Pariaman.

"Selain untuk itu, tujuan kegiatan ini juga untuk mencegah terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)", tutupnya. (Mudawar/Rina)

 

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW