Logo
Pisah Sambut, Gubernur Minta Jajaran Kemenag Hilangkan Ego Sektoral - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Pisah Sambut, Gubernur Minta Jajaran Kemenag Hilangkan Ego Sektoral

RinaRisna Selasa 09, Januari 2018 | 16:16:12 wib

Gubernur sumbar H. Irwan Prayitno memberikan selamat kepada Kakanwil baru H. Hendri didampingi istri Bahirni B. Bakhtiar (foto :Rina)

Padang, Inmas—Memasuki minggu kedua masa tugasnya sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sumatera Barat, H. Hendri menggelar acara pisah sambut dengan Kakanwil lama dan Plt. Kakanwil.

Pisah sambut yang digelar Selasa (9/1)di Aula Gubernuran dihadiri Gubernur, Wakil Ketua DPRD, Forkopimda, Kepala BUMN dan BUMD, Rektor UIN dan IAIN, mantan Kakanwil serta sesepuh Kemenag serta Pimpinan Ormas Islam. Dari Jajaran Kemenag sendiri hadir Kakan Kemenag se Sumbar beserta pejabatnya, perwakilan madrasah dan KUA se Sumatera Barat.  

Mengawali  hantaran katanya, H. Syamsuir yang menjabat Plt. Kakanwil kurang lebih tiga bulan mengucapkan terimakasih kepada gubernur yang telah memfasilitasi kegiatan pisahsambut serta telah mendukung program Kemenag Sumbar. Kabid Urais Binsyar ini bersama jajaran Kemenag Sumbar akan mendukung penuh program Kakanwil yang baru, H. Hendri, S. Ag, M. Pd.

Menyambung ungkapan H. Syamsuir, Kakanwil lama H. Salman yang saat ini menjabat Kabiro UIN Imam Bonjol menyampaikan permintaan maaf dan terimakasih kepada gubernur, Forkopimda, Ketua DPRD, stake holder dan sesepuh atas dukungan yang telah diberikan kepada Kementerian Agama selama ini.

“Pisahsambut ini mencerminkan keterpautan dan kesinergian Kemenag dengan Pemerintah Daerah. Apa yang telah dirintis sesepuh sebelumnya, kita lanjutkan bersama Pemprov. Dan yang terpenting keterpautan hati dalam menjalan amanah. Jangan bekerja dengan keinginan dan kemauan, bekerjalah berdasarkan aturan”, pesan H. Salman kepada Jajaran Kemenag.

Sementara Kakanwil baru, H. Hendri sangat berterimakasih atas respon positif gubernur bersama Forkopimda, pimpinan OPD, BUMN dan BUMD. “Kami mohon kerjasama dan dukungan, mudah-mudahan kita bisa bersama-sama menjalankan kehidupan beragama di Sumatera Barat sesuai dengan falsafah adat minangkabau, adat basandi syarak, syara basandi kitabullah”, harap Kakanwil.

Kata Kakanwil, ini adalah amanah dan kepercayaan. Jabatan ini beban yang tidak ringan. Apalagi salahsatu pesan Menag RI, Kemenag harus membantu pembangunan agama yang lebih baik di daerah masing-masing. Tugas berat ini tidak akan mampu kami jalankan tanpa dukungan bapak ibu semua. Kami bertekat akan bekerja maksimal, sekuat tenaga dengan tujuan memberikan pelayanan keagamaan untuk masyarakat Sumbar.

Untuk itu, kepada jajaran Kemenag saya mengajak mari satukan tekat, satukan hati, satukan langkah dan satukan niat, sehingga bisa berbuat yang terbaik untuk Sumatera Barat dengan membangkitkan tigo tungku sajarangan. Saya mohon tegur sapa, tegur saya jika salah langkah”, Pinta Kakanwil

Berbalas pantun dalam pisahsambut ini tak bisa dielakkan. Gubernur Sumbar H. Irwan Prayitno yang menyampaikan pesan dan arahannya lewat puluhan pantun membuat warga Kemenag terkagum. Namun ada beberapa pesan gubernur yang harus diperhatikan jajaran Kemenag se Sumatera Barat.

Mengawali arahannya gubernur memberikan apresiasi  kepada penghulu yang tak kenal waktu melaksanakan tugas mulia. Sabtu minggu tetap hadir melaksanakan pernikahan. Dikatakan gubernur pergantian sesuatu hal yang biasa dalam sebuah instansi, ada yang datang dan ada yang pergi.

“Untuk itu, kepada jajaran Kemenag saya berpesan hilangkan ego sektoral. Karena sebuah kebiasaan di lingkungan pemerintah sering terjadi ego sektoral. Namun saya melihat laporan dari Wakil Gubernur, dalam membahas LGBT,  Bapak Hendri bersama jajarannya begitu semangat untuk bisa bekerjasama tanpa ada ego sektoral. Kita bangun bersama Sumatera Barat”, kata Gubernur.

Selanjutnya gubernur juga minta Kakanwil menuntaskan jika ada pekerjaan yang belum tuntas. Jika ada terbengkalai, jangan ditunggu berjalannya waktu. Karena kita tidak tau berapa lama kita akan menjabat, ini adalah taqdir. Mengenai MTQ gubernur juga minta proses pemilihan dan pelatihan qori lebih ditingkatkan.

Gubernur juga tak lupa berterima kasih karena pelayanan haji semakin baik. Namun harus tetap ditingkatkan. Begitu juga pembangunan asrama haji dan islamic center di Padang Pariaman, terkait ini gubernur berjanji akan membantu mendukung dengan berkoordinasi dengan Menag dan Menkeu. Terkahir, kepada Kakanwil baru, gubernur lakukan koordinasi, karena koordinasi salahsatu kunci kesuksesan, kata gubernur dua periode ini. RinaRisna

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW