Logo
Pemilik Yayasan di Payakumbuh Butuh Bantuan Sarpras RA - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Pemilik Yayasan di Payakumbuh Butuh Bantuan Sarpras RA

payakumbuh Kamis 18, Januari 2018 | 21:38:40 wib

Payakumbuh, Inmas--Banggalah sebagai pendidik, apalagi memberikan pendidikan pada anak usia dini. Disini akan terlihat jiwa seorang ibu dan orangtua kedua setelah walimurid. Marilah kita buat mereka bahagia bermain sambil belajar dan belajar sambil bermain. karena itu adalah masa - masa golden age bagi anak usia dini. Mari kita isi dengan akidah dan ilmu dasar. 

Arahan tersebut disampaikan Kasi Pendidikan Madrasah Kankemenag Kota Payakumbuh, H. Darius dalam pertemuan Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) yang dilangsungkan di RA Al Ikhlas Kelurahan Payolansek, Kamis (18/01/2018) dihadiri Pengawas RA, Hj. Olfiarti, Ketua IGRA, Jumiati, Kepala dan Guru RA se Kota Payakumbuh.

Dilanjutkan Darius, jangan meniru oknum guru yang salah, yang suka berkata keras dan berlaku kasar. Anak usia dini itu masih polos, dan daya ingat mereka sangat tajam. Pola pikir dan karakter kita akan dicontoh murid walimurid dan warga.

“Untuk itu, motto kemenag "Ikhlas Beramal" itu sangat dalam maknanya. Kalau kita bandingkan dengan Kementerian lain, Kita sering tertinggal dalam fasilitas. Hal ini terjadi akibat banyaknya jajaran yang dikelola di kemenag, semua agama, semua pendidikan, semua pembinaan keagamaan, dikelola di kementerian agama. Mulai dari sisi terkecil hingga porsi besar”, harap Kasi Penmad.

Pertemuan perdana IGRA Bulan Januari 2018 dibahas masalah yang dihadapi di 11 RA yang ada di Payakumbuh, baik kompetensi guru dan psikologis peserta didik. Selain itu juga dibahas terkait sarpras pada RA yang mayoritas masih milik yayasan. 

Sebagaimana yang disampaikan salahseorang Kepala RA,  saat ini sarpras yang ada di RA kami adalah milik yayasan. Kami dari yayasan sangat berharap ada bantuan untuk pengadaan sarpras sebagai penunjang PBM di RA," usulnya.

Diakui Kasi Pendmad, memang saat ini kita baru berikan Bantuan operasional. Namun kita jangan putus asa untuk selalu mengajukan proposal bantuan. Tetaplah jalankan tugas dengan niat yang ikhlas. Kebersamaan antara yayasan, walimurid dan kemenag adalah kunci utama bagi kita dalam membangun karakter peserta didik sejak dini. Terima kasih kami untuk pengurus yayasan, bersama kita lahirkan generasi hebat di masa golden age," akui Darius. (ul/rina)

 

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW