Logo
Kakankemenag Himbau Mubaligh Serukan Anti Valentine - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Kakankemenag Himbau Mubaligh Serukan Anti Valentine

kabupaten solok Selasa 13, Februari 2018 | 07:46:00 wib

 

Koto Baru, Inmas. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok H. Alizar melalui Kepala KUA, Kepala Madrasah, Ketua Kelompok Kerja Penyuluh Agama serta par Da'i dan Mubaligh untuk menyerukan kepada masarakat khususnya remaja untuk tidak merayakan hari Valentin yang diperingati setiap tanggal 14 Februari oleh sebagian kalangan. Karena Valentine bukan budaya Islam. Demikian Kakankememag menyampaikan dalam apel pagi Selasa 13/2.

 

Lebih lanjut H. Alizar menyampaikan berdasarkan sejarahnya Valentine mempunyai beberapa versi yang semuanya datang dari budaya barat. Versi-versi itu tak satupun yang  dibolehkan atau halal menurut Islam, jadi tidak ada alasan bagi generasi muda islam khususnya untuk ikut merayakan dalam bentuk apapun, baik sekedar berukar coklat atau cendera mta maupun kegiatan lain yang kahirnya menjurus ke perbuatan terlarang sebagaimana firman Allah dalam surat Al Isra' ayat 32 yang artinya "janganlah kamu mendekati zina, karena zina itu perbuatan keji dan sesungguhnya zina itu jalan yang buruk".

 

Kakankemenag yang juga dikenal sebagai Buya di Sumatera Barat ini juga mengutip Hadits Rasulullah yang diriwayatkan oleh At Tirmidzi yang artinya "barang yang siaoa yang meniru suatu kaum, berarti ia termasuk kedalam kaum tersebut".

Selain ayat dan Hadits tersebut diatas masih banyak lagi ayat-ayat Allah dalam Al Qur'an yang mengatur tata krama yang bisa dipedomani agar kita tidak termasuk golongan orang-orang yang sesat. Untuk itu H. Alizar menghimbau semua pihak agar ,menyampaikan dan menyebar luaskan kepada masyarakat, bahwa Hari Valentin bukan buday kita dan tidak ada alasan maupun esensi bagi kita untuk meniru dan mengikutinya.

 

Tak lupa H. Alizar mengajak Ninik Mamak, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda untuk itu bersama-sama membendung budaya barat yang dapat merusak mental dan akhlak generasi muda kita. Mari kita perkuat Adat Basandi Syarat dan Syarak Basandi Kitabullah untuk tegaknya Budaya Minang dan Selamatnya Generasi Muda kita. Fendi|mira

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW