Logo
Ratusan Dai Bersatu Maksimalkan Peran Dalam Silatnas IKADI 2018 - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Ratusan Dai Bersatu Maksimalkan Peran Dalam Silatnas IKADI 2018

Dewi Jumat 02, Maret 2018 | 22:50:05 wib

Padang, (Inmas)--Problematika dakwah dan keumatan yang semakin hari semakin kompleks membutuhkan respon serius dari semua pihak. Untuk menjawab problema tersebut tentulah dibutuhkan satu wadah yang mampu memberikan kontribusi positif dan memberdayakan potensi umat. Hal inilah yang mendorong para aktivis dakwah mendirikan wadah para da’i yang kemudian dinamakan Ikatan Da’i Indonesia (IKADI).

Hari ini Jumat (02/03)  Sedikitnya 500 da'i dari seluruh nusantara berkumpul di Kota Padang untuk membahas berbagai masalah keagamaan. Tepatnya di Aula Gubernuran Sumatera Barat dilaksanakan pembukaan acara Silaturrahim Nasional (Silatnas) Ikatan Da'i Indonesia (IKADI) Tahun 2018.

Acara yang rencananya akan dilaksanakan dari tanggal 2 hingga 4 Maret ini mengusung tema “Optimalisasi Peran dan Kontribusi IKADI Dalam Dakwah Rahmatan Lil Alamin Sebagai Perekat Kesatuan Bangsa”. Hadir dalam acara Gubernur Sumatera Barat, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Ketua Umum Pengurus Pusat IKADI, Ketua PTA Padang, Ketua MUI Sumatera Barat, Pengurus Wilayah Muhammadyah Sumatera Barat, Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Ketua Bunda Kandung Sumatera Barat.

Di awal sambutannya Ketua Umum Pengurus Pusat IKADI KH. Achmad Satori Ismail KH. Achmad Satori mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Sumatera Barat telah menerima dan menyambut dengan baik acara Silatnas IKADI Tahun 2018 dengan Padang sebagai tuan rumah.

Menurut Achmad Satori dilaksanakannya Silatnas IKADI yang telah direncanakan sejak lama ini diharapkan dapat merobah Potensi umat Islam yang sangat besar menjadi satu kekuatan besar. Selain hal tersebut Achmad Satori menambahkan, “Silatnas IKADI Tahun 2018 ini juga betujuan agar merobah para da''i khususnya da'i yang tergabung dalam IKADI bisa menggunakan media sosial secara maksimal untuk berdakwah.

Diakhir sambutannya Achmad Satori menyampaikan harapan, semoga melalui Silatnas IKADI ini Ikatan Jaringan Da'i yang ada diseluruh nusantara bahkan hingga pelosok Negeri yang merupakan suatu potensi besar menjadi kekuatan ummat sehingga apa yang dicita citakan ummat Islam bisa tercapai.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat H. Hendri dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para da'i di sumatera barat sebagai penyambung estafet risalah dakwah akan mengundang turunnya curahan  rahmat Allah SWT di Sumatera Barat.

Lanjut Hendri, sesuai tema diusung dalam Silatnas tahun ini para dai harus dapat menyebarkan dakwah rahmatan lil Alamin dengan tampilan menyejukkan dan menyatukan bukan menyebar virus kerusakan. Eksistensi Ikadi tidaklah asing bagi masyarakat Sumatera Barat. Dan diharapkan agenda agenda dakwah para dai di Sumatera Barat terus dilanjutkan dan ditingkatka  di masa mendatang.

Kedekatan IKADI dengan Kementerian Agama sudah tidak diragukan lagi, Banyaknya pegurus IKADI baik di pusat maupun daerah bertugas di Kementerian Agama merupakan bukti sinergitas antara lembaga Ikadi dengan Kementerian Agama.

“Kami tegaskan komitmen bahwa Kementerian Agama adalah mitra utama IKADI dalam mengemban Dakwah yang merupakan tugas bersama. Khusus di Sumatera Barat kita memiliki penyuluh agama sebanyak 1.777 orang, terdiri dari 1.370 penyuluh agama nonPNS dan 407 orang penyuluh agama PNS siap bersinergi dengan Ikadi dalam menyampaikan dakwah Islam”, terang Hendri.

Lebih mendalam menurut Hendri, tantangan dakwah ke depan semakin besar, untuk itu dakwah juga dituntut semakin meningkat, melalui semangat kebersamaan antar lembaga  bersatu dan bekerja sama. Para Da'i Perlu memiliki peta dakwah sehingga memiliki gambaran jelas terkait lokasi, target dakwah dan apa titik  tekan materinya serta evaluasinya. Selain itu juga memperhatikan metode dakwah yang disesuaikan dengan jama now”, imbuh Hendri sembari seloroh.

Senada dengan H. Hendri, Irwan Prayitno Gubernur Sumatera Barat menyampaikan, “berkahnya suatu kebaikan ketika majunya pendekatan agama dalam menjaga persatuan, persoalan bangsa yang muncul saat ini dikarenakan kurangnya pendekatan agama. Peran da'i dalam penanggulangan problematika saat ini, LGBT misalnya sudah sangat diharapkan”.

Peran da'i dalam meluruskan segala penyimpangan ke arah yang benar, efisiensi seorang dai menyampaikan dakwah kepada masyarakat tidak hanya sekedar tahu tapi  juga harus mampu membuat masyarakat berubah perilaku dalam kehidupan sehari hari.

“Kalau da'i cuma menyampaikan ibarat makan tanpa garam”, seloroh Irwan.

Lebih lanjut menurut Irwan melalui Silatnas perlu menggali Alquran lebih dalam, sebagai ajang silaturahim, konsolidasi organsasi dan memantapkan diri untuk kita lebih dekat dengan agama.

Usai membuka secara resmi, diakhir arahannya  Irwan berpesan agar Da'i jangan berhenti berdakwah demi terus syiarnya  syiar Islam.

Diakhir kegiatan  Gubernur beserta Kakanwil Kemenag Sumbar berkesempatan menerima Syal Ikadi dan Plakat yang diserahkan langsung oleh Ketua Ikadi Pusat Achmat Satori [DW|Mira]

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW