Logo
Program Perdana FKPAI Sumbar Di Usia 23 Hari - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Program Perdana FKPAI Sumbar Di Usia 23 Hari

Voni Kurniawati Minggu 13, Mei 2018 | 16:09:14 wib

Padang, Inmas—Suasana berbeda terlihat di Mesjid Muhajirin Kel. Pasia Putiah Kec. Koto Tangah Padang pada Rabu (9/5) pagi. Perbedaan ini terlihat dari kedatangan dan kehadiran seluruh Penyuluh Agama Islam Kanwil Kemenag Sumbar di Mesjid tersebut.

Hal ini berdasarkan hasil keputusan rapat Penyuluh Agama Islam Kanwil Kemenag Sumbar yang tergabung dalam Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam Sumatera Barat (FK-PAI Sumbar) memilih Mesjid Muhajirin sebagai tempat pelaksanaan kegiatan perdana FK-PAI Sumbar dengan tema, “Dengan Menyambut Bulan Suci Ramadhan Kita Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah Dan Pengamalan Ajaran Islam.”

Acara ini dihadiri oleh Kakanwil Kemenag Sumbar yang diwakili Kasi Penyuluh, Kakan Kemenag Padang yang diwakili Kasi Bimas Islam, KUA Koto Tangah, Ketua dan Wakil Ketua Majelis Zikir Babussalam Padang, Ketua Pokjaluh Unit Kanwil Kemenag Sumbar, Ketua Pokjaluh Padang, Penyuluh Fungsional Padang, Penyuluh Agama Honorer Padang, seluruh pengurus dan anggota majelis ta’lim se-Koto Tangah, pemuka masyarakat Kec. Koto Tangah serta pengurus mesjid.

Dalam laporannya, Ketua FK-PAI Sumbar, Syaifuddin Zuhri Daulay mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya ajang silaturahmi antara Penyuluh Agama Islam dengan masyarakat tetapi juga akan membagi ilmu tentang penyelenggaraan jenazah kepada jamaah yang hadir.

Acara ditutup dengan Dzikir bersama yang dipandu oleh Penyuluh dan Ketua Dzikir Babussalam Padang. (foto. Voni)

Menurut Syaifuddin, kegiatan yang terlaksana saat ini merupakan uraian kegiatan yang telah dirancang FK-PAI untuk Provinsi Sumatera Barat yang mana diputuskan dilakukan perdana di Padang khususnya di Kecamatan Koto Tangah setelah melalui musyawarah pengurus FKPAI Sumbar.

“Hal ini sesuai dengan instruksi dan petunjuk dari pimpinan dalam hal ini Kakanwil Kemenag Sumbar, H. Hendri, bahwa Penyuluh Agama Islam se-Sumatera Barat baik yang PNS (Fungsional) maupun Non PNS (Honorer) harus mampu melakukan inovasi dan terobosan lebih dekat dengan masyarakat dan jamaah,” papar Syaifuddin.

“Insya Allah kegiatan ini juga akan dilaksanakan di seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Sumbar,” ujarnya lagi.

“Atas persetujuan Kakanwil Kemenag Sumbar dan Kabid Penaiszawa beserta Kasi Penyuluh, pengurus FKPAI juga sedang merancang beberapa program kerja yang tepat guna sesuai visi dan misi Kementerian Agama untuk seluruh Penyuluh Agama Islam yang ada di Sumbar baik Fungsional maupun Honorer sehingga terjalin suatu mata rantai kerjasama yang bagus yang ditularkan dari Provinsi ke Kabupaten/Kota,” tambahnya.

Dalam sambutannya, Kasi Bimas Islam mewakili Kakan Kemenag Padang, H. Sarkoni mengapresiasi kegiatan yang digagas FKPAI Provinsi ini yang mana sesuai dengan visi dan misi Kemenag Padang yaitu terwujudnya masyarakat Padang yang taat beragama, rukun, cerdas, mandiri, sejahtera lahir batin.

Senada dengan Kasi Bimas Islam, Kasi Penyuluh Kanwil Kemenag Sumbar mewakili Kakanwil juga mengapresiasi kegiatan silaturahmi dan pelatihan yang diusung Penyuluh Kanwil Kemenag dalam wadah FKPAI.

Setelah mendengarkan sambutan dan arahan dari pihak terkait, hadirin yang hadir khususnya majelis ta’lim se-Koto Tangah mendengarkan paparan tentang tatacara penyelenggaraan jenazah dari nara sumber yang juga Penyuluh Agama Islam Kanwil Kemenag Sumbar, Elliza. Para jamaah antusias menyimak penjelasan dari nara sumber tersebut.

Jamaah Majelis Ta'lim mendengarkan paparan penyelenggaraan jenazah dari narasumber, Elliza. (foto. Voni)

Acara silaturahmi ini diakhiri dengan tausyiah oleh Ustadz Parlaungan yang merupakan Penyuluh Agama Islam Kanwil Kemenag Sumbar dan dzikir bersama yang dipimpin Ketua Majelis Dzikir Babussalam Padang yang juga Ketua Pokjaluh Padang, Mashuri. Voni

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW