Logo
MAS Lunto Ingin Buka Jurusan Pendidikan Vokasi - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

MAS Lunto Ingin Buka Jurusan Pendidikan Vokasi

ZULFAHMI Selasa 10, Juli 2018 | 14:01:49 wib

Sawahlunto,Inmas-Madrasah Aliyah Swasta Pondok Pesantren Ababil Lunto Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto berkeinginan membuka jurusan pendidikan kejuruan (vokasi). Hal itu dikemukakan Kepala MAS Lunto Dewi Susanti saat menerima kunjungan Tim Monitoring evaluasi (Monev) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dari Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto yang dipimpin Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, H.Yusmanto, Selasa (10/7). Keinginan itu dikemukakan Dewi pasalnya masyarakat Kenagarian Lunto sangat berharap anak-anak mereka memiliki keahlian (skill) apabila telah menamatkan pendidikan setingkat SLTA.

“Disini untuk melanjutkan perguruan tinggi agak susah karena faktor ekonomi, jadi mereka kebanyakan sekolah sampai SLTA,” ungkap Dewi.

“Sekarang ini banyak tamatan SLTP melanjutkan studi ke sekolah lain jurusan kejuruan dengan harapan setelah tamat mereka bisa segera mendapatkan pekerjaan padahal jaraknya cukup jauh dan butuh biaya yang cukup  lumayan,” ujarnya.

“Menurut penilaian kami apabila MAS Lunto memiliki jurusan pendidikan vokasi, maka PPDB tiap tahun diperkirakan meningkat,” terangnya.

“Untuk sementara jurusan vokasi belum bisa kami wujudkan karena keterbatasan biaya,” ulasnya.

Sekedar diketahui, MAS Lunto adalah satu-satunya pendidikan setingkat SLTA yang dikelola yayasan di Kota Sawahlunto yang didirikan guna mengantisapi anak-anak putus sekolah akibat faktor ekonomi. Menyangkut biaya pengembangan pondok pesantren tersebut disamping dibantu pemerintah juga mengandalkan bantuan donatur. Meskipun bersatus swasta, setiap tahun mereka mampu menciptakan siswa dengan hasil Ujian Nasional (UN) terbaik menduduki peringkat sepuluh besar se-Sumatera Barat.

“Tahun ajaran kemaren nilai UN kami peringkat delapan tingkat Sumbar,” kata Dewi.

Sementara itu, Kepala MTs Lunto Nofri Hendra ketika dimintai keterangan langsung mengenai PPDB menyampaikan sejauh ini belum ada masalah begitu juga dengan proses belajar mengajar.

“Untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sendiri, kami telah mampu melaksanakan secara mandiri tanpa menumpang dengan sekolah lain seperti MAS Lunto,” demikian keterangan Hendra.

Selanjutnya Kasi PD Pontren H.Yusmanto menghimbau seluruh jajaran Ponpes Ababil Lunto tetap bersemangat memajukan mutu madrasah kendati memiliki banyak tantangan. Kasi Pontren sangat yakin apabila Ponpes mampu menunjukkan prestasi dan inovasi maka secara lambat laun pondok pesantren Lunto akan diminati masyarakat, tidak hanya dari dalam tetapi juga dari daaerah lain. (f@hmi)|Mira

 

 

 

 

 

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW