Logo
Pelaksanaan Manasik Haji Tingkat Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh Bukittinggi Hari Ke Enam, Materi Disampaikan Kakan Kemenag - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat

Pelaksanaan Manasik Haji Tingkat Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh Bukittinggi Hari Ke Enam, Materi Disampaikan Kakan Kemenag

Syafrial Kamis 12, Juli 2018 | 19:24:15 wib

Bukittinggi Inmas--Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh yang di pimpin Syariffuddin, S. Ag melaksanakan kegiatan Manasik bagi Jamaah calon Haji (JCH) tahun 1439 H / 2018 M bertempat di Mesjid Jami' Aur Kuning Kota Bukittinggi. Kamis, 12/07/2018 hari ke enam pelaksanaan manasik bagi Jama'ah Calon Haji materi tentang Hak dan Kewajiban Jama'ah haji disampaikan oleh H. Abrara Munanda, M. Ag (Kakan Kemenag Kota Bukittinggi)


"Hak Jamaah Haji di Tanah Air meliputi Bimbingan ibadah dan manasik haji, Pengelompokan dalam kelompok terbang (kloter) yang disusun dengan memperhatikan hubungan kekerabatan, wilayah tempat tinggal dan lainnya. Akomodasi selama maksimal 24 jam di asrama haji embarkasi menjelang keberangkatan termasuk konsumsi, Paspor Haji yang telah divisa, Gelang Identitas Jemaah Haji, Living Cost, bimbingan ibadah dan manasik haji, Transportasi Indonesia-Arab Saudi pergi pulang dan Pelayanan kesehatan untuk jemaah haji yang sakit," jelasnya


Lanjutnya Ketika berada ditanah suci mulai berada di Jeddah yang masuk pelayanan Konsumsi pada saat kedatangan di bandara, Transportasi ke Madinah atau Makkah, Pemondokan dan konsumsi selama maksimal 24 jam menjelang pemulangan ke tanah air. Selanjutnya saat di Madinah Pemondokan dan konsumsi selama 8½ hari, Konsumsi pada saat kedatangan di terminal Hijrah dan di Km 9 dalam perjalanan ke Makkah/Jeddah, Transportasi ke Makkah/Jeddah menjelang pemulangan ke tanah air dan ketika di Makkah Pemondokan, transportasi ke Masjidil Haram bagi jamaah yang menempati pemondokan jauh, transportasi ke Madinah/Jeddah menjelang pemulangan ke tanah air. Ketika di Arafah dan Mina, Tenda dan konsumsi, Transportasi Makkah-Arafah-Muzdalifah-Mina-Makkah, Pelayanan Kesehatan yang dilakukan oleh petugas kesehatan kloter, Sektor dan Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Daerah Kerja.


Adapun kewajiban Jemaah Haji di Tanah Air maupun di Tanah Suci adalah mematuhi tata tertib dan aturan-aturan tentang penyelenggaraan ibadah haji yang belaku serta menjaga nama baik bangsa dan negara selama berada di Arab Saud. (Syafrial)|Mira

RELATED POST
CONNECT & FOLLOW